HARIAN.FAJAR.CO.ID, MADRID—Arsenal gigit jari. Upaya mereka membajak Vinicius Junior dari Real Madrid gagal terwujud.
Vinicius Junior telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang kontraknya di Real Madrid.
Winger Brasil itu telah menandatangani kontrak berdurasi enam tahun di Bernabeu, yang mengikatnya dengan klub hingga tahun 2032.
Masa depan Vinicius di Madrid sempat menjadi bahan spekulasi hangat musim panas ini, mengingat kontrak lama pemain berusia 26 tahun itu akan berakhir dalam waktu 12 bulan ke depan.
Arsenal menyadari situasi kontrak Vinicius yang belum pasti dan melihat adanya peluang, dengan Mikel Arteta dikabarkan sangat tertarik dengan gagasan untuk memboyong penyerang tersebut ke London Utara.
Laporan awal pekan ini menyebutkan bahwa The Gunners siap menjadikan Vinicius pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah Liga Premier, demi menambah daya dobrak kelas dunia pada lini depan mereka yang sudah tangguh.
Akan tetapi, harapan Arsenal untuk melakukan perekrutan sensasional itu resmi pupus setelah adanya pembicaraan positif antara pihak Vinicius dan manajemen Madrid pada hari Rabu.
“Real Madrid CF dan Vinicius Junior telah menyepakati perpanjangan kontrak pemain kami, yang kini terikat dengan klub hingga 30 Juni 2032,” demikian bunyi pernyataan di situs resmi Madrid.
“Vinicius Junior bergabung dengan Real Madrid pada Juli 2018, saat berusia 18 tahun. Selama delapan musim mengenakan seragam kami, ia telah tampil dalam 375 pertandingan, mencetak 128 gol, dan memenangkan 14 gelar: 2 Liga Champions, 3 Piala Dunia Antarklub, 2 Piala Super UEFA, 3 gelar La Liga, 1 Copa del Rey, dan 3 Piala Super Spanyol,” lanjut Madrid.
“Kontribusinya terhadap semua gelar tersebut sangatlah krusial berkat gaya permainannya, assist, dan gol-golnya, termasuk gol yang ia cetak dalam dua final Liga Champions terakhir yang dimenangkan Real Madrid: gelar ke-14 (Paris, 2022) dan gelar ke-15 (London, 2024),” tegas Madrid.
Pernyataan tersebut ditutup dengan: “Vinicius Junior …telah menjadi salah satu pemain terpenting dalam salah satu periode paling sukses dalam sejarah kami.”
Kabar ini tentu menjadi kelegaan luar biasa bagi Jose Mourinho, yang sebelumnya menegaskan penolakan kerasnya terhadap kemungkinan kehilangan pemain dengan kualitas dan profil seperti Vinicius menjelang musim baru.
Vinicius awalnya sempat melakukan negosiasi perpanjangan kontrak pada Januari 2025, dan kemudian kembali melakukannya setelah gelaran Piala Dunia Antarklub tahun lalu.
Menurut David Ornstein dari The Athletic, Vinicius sebenarnya ‘terbuka’ untuk pindah ke Emirates seandainya ia memutuskan untuk tidak memperbarui kontraknya di ibu kota Spanyol tersebut pada musim panas ini.
Vinicius bertekad untuk memastikan masa depannya sejak kembali dari kiprah mengecewakan bersama Brasil di Piala Dunia; ia mengungkapkan kepada teman-teman dekatnya bahwa ia sangat tidak ingin meninggalkan Madrid dalam situasi di mana ia bisa pergi secara cuma-cuma (gratis).
Hal ini sebagian besar didorong oleh keinginan Vinicius untuk membalas jasa Madrid—sebagai bentuk balas budi atas ‘pertaruhan’ yang dilakukan klub saat merekrutnya dari Flamengo ketika ia masih remaja pada tahun 2018.
Selama kurun waktu tersebut, Vinicius telah mencatatkan 128 gol dan 100 assist dalam 376 penampilan untuk Los Blancos, sekaligus membantu klub Spanyol itu memenangkan 14 trofi, termasuk tiga gelar La Liga dan dua gelar Liga Champions.
Setelah bergabung dengan skuad Madrid untuk latihan pramusim awal pekan ini, Vinicius membeberkan percakapan awalnya dengan Mourinho serta suasana umum di dalam tim.
“Segalanya berjalan sangat baik; saya mulai mengenal pelatih baru dan pemain-pemain baru, serta berlatih dengan sangat keras,” ujarnya dikutip dari Metro.
“Mourinho ingin saya tetap menjadi diri saya sendiri seperti biasanya: bahagia, ceria, dan menikmati permainan sepak bola saya,” tandasnya. (amr)





