Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera melihat kemunculan Kabinet Bayangan bukan sebuah sindiran untuk Parlemen Senayan. Menurut Mardani, keberadaan Kabinet Bayangan justru memperkuat fungsi DPR sebagai check and balances.
“Kalau saya ngelihat bukan sindiran. Ini memperkuat fungsi DPR,” ujar Mardani dalam program Arena Politik yang tayang di Sindonews TV, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Dia mengakui bahwa Kabinet Bayangan ada di parlementer. Dia menambahkan, DPR memiliki fungsi check and balance, sistem pengawasan dan keseimbangan.
Baca juga: Kabinet Bayangan Terbuka jika Ada Tokoh Bangsa yang Mau Jadi Dewan Pengawas
“Tetapi kita melihat bahwa tiap negara itu lain lubuk lain ikan, lain ladang lain belalang, Indonesia kayaknya mau dibilang presidensial murni juga teman-teman DPR-nya menurut sebagian masyarakat kok kayak nurut sepenuhnya, kata masyarakat ya,” tuturnya.“Tetapi lagi-lagi apa yang ada di ruang DPR, memang dalam beberapa survei tidak nampak dalam kebijakan umum yang dikeluarkan oleh pemerintah. Apa yang dibahas di DPR,” sambungnya.
Baca Juga:Pecatan Polisi Ditangkap usai Pungli Sopir Truk Pakai Seragam Dinas di LubuklinggauDia memberikan contoh misalnya banyak kritikan dari DPR mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), tapi kebijakannya jalan terus. “Di DPR kita perhatikan deindustrialisasi terjadi, tapi ternyata perbaikan iklim usahanya belum berjalan. Sehingga dengan keseluruhan fakta yang ada, saya sebagai anggota DPR memaklumi teman-teman membuat kabinet bayangan,” pungkasnya.
#nasional




