Stok Rudal Menipis Level Mengkhawatirkan, Militer AS Bingung Cari Jalan Keluar Perang Iran?

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON— Setelah sekitar enam bulan berperang dengan Iran, Washington tampaknya mulai menghadapi dilema yang lebih rumit daripada sekadar kemampuan melancarkan lebih banyak serangan militer.

Persoalannya kini bergeser pada bagaimana mengubah keunggulan militer menjadi keuntungan politik yang cepat, sekaligus mencari jalan keluar dari kebuntuan perang.

Baca Juga
  • 3 Bentuk Kenikmatan yang Dinikmati Manusia, Mana yang Lebih Berharga?
  • Mengapa Barat Kerap Salah Memahami Ketangguhan Sistem Politik Iran?
  • Dzikir Sederhana yang Ringan Dilakukan, Tetapi Sangat Kaya dengan Pahala

Di tengah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang terus mengancam eskalasi, para petinggi militer dalam pertemuan-pertemuan tertutup mulai membicarakan keterbatasan kekuatan udara, menurunnya persediaan amunisi, serta risiko memperluas perang.

Pada saat yang sama, para pemimpin AS mencari jalan keluar yang dapat memberi Trump kemenangan simbolis tanpa membuka pintu bagi konfrontasi yang lebih luas.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dalam beberapa pekan terakhir, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine semakin terbuka mengungkapkan dilema tersebut.

Ia menjelaskan kepada para penasihat senior Trump bahwa Amerika Serikat perlu menemukan jalan keluar dari perang karena pilihan militer yang tersedia untuk meningkatkan konflik justru berpotensi menghasilkan dampak yang berlawanan.

Kekuatan udara saja, menurutnya, kecil kemungkinan mampu mencapai tujuan-tujuan yang telah diumumkan Presiden Trump.

Aljazeera dikutip Ahad (9/8/2026), melaporkan salah seorang sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan kepada CNN bahwa “Caine sedang mencari jalan keluar”.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peradi: Probono Tidak Dibiayai Negara, Murni Inisiatif Advokat
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Proses Hukum Richard Lee Masih Bergulir, Doktif Siap Hadapi Pertanyaan hingga Singgung Keterangan Saksi Ahli
• 21 jam lalugrid.id
thumb
PHE: Pemboran Masif dan Kolaborasi Teknologi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Semangat Kuliah di Usia 57 Tahun, Anang Hermansyah Bagikan Momen Hari Pertama Jadi Mahasiswa S3 Unair
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Lawan Persaingan Ketat, Daihatsu Perkuat Layanan After Sales
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.