Ekonomi Amerika Serikat vs Eropa, Siapa yang Paling Unggul 1 Dekade?

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa adalah dua ekonomi Barat terbesar di abad ke-21. Namun, selama dua dekade terakhir, lintasan ekonomi mereka telah berbeda secara signifikan.

Uni Eropa yang beranggotakan 15 negara didirikan pada 1993 dari organisasi-organisasi pendahulu seperti Komunitas Eropa. Pada2004, 10 negara anggota baru bergabung, diikuti oleh Bulgaria dan Rumania pada 2007.

Dengan bantuan penambahan negara-negara anggota baru ini, bersama dengan perekonomian Inggris dan Jerman yang kuat, total produk domestik bruto (PDB) Uni Eropa mencapai US$ 19,3 triliun (Rp 345.180 triliun, asumsi kurs Rp 17.885/US$) pada 2008. Angka ini mewakili 131% dari perekonomian AS pada tahun itu, yang berada di angka US$ 14,8 triliun (Rp 264.698 triliun).

Baca: Inggris Terancam Masuk Jurang Resesi

Krisis keuangan global dan adanya Great Recession mengubah nasib Uni Eropa. Blok yang baru diperluas ini menghadapi tantangan berat karena beberapa pemerintah negara anggota berjuang untuk membayar utang mereka atau mengendalikan defisit struktural yang besar. Negara-negara ini termasuk anggota zona euro Siprus, Yunani, Italia, Irlandia, Portugal, dan Spanyol.

Melalui kombinasi bantuan keuangan multilateral dan langkah-langkah penghematan, Uni Eropa berhasil melewati krisis. Namun, pada tahun-tahun berikutnya, PDB agregat blok yang beranggotakan 28 negara tersebut mengalami kontraksi, dan ekonomi AS senilai US$ 18,3 triliun melampauinya pada 2015.

Sebagian dari penurunan PDB yang didenominasikan dalam dolar juga mencerminkan perubahan nilai tukar karena euro melemah terhadap dolar AS.

Baca: Harga Perak Terbang Pekan Ini, Ada Apa?

Adanya Brexit Bikin Ekonomi Eropa Mengalami Kemunduran?

Tantangan selanjutnya pun muncul. Dalam referendum Juni 2016, para pemilih Inggris dengan selisih suara tipis memilih Inggris Raya sebagai negara pertama yang menarik diri dari Uni Eropa. Proses yang disebut sebagai British Exit atau Brexit mencapai puncaknya dengan penarikan resmi Inggris Raya pada Januari 2020.

Kehilangan Inggris Raya memberikan pukulan lain bagi perekonomian agregat Uni Eropa. Meskipun negara itu tidak pernah bergabung dengan zona euro, Inggris Raya merupakan negara anggota dengan perekonomian terbesar kedua di Uni Eropa. Dikombinasikan dengan pandemi Covid-19, Brexit turut mendorong PDB blok tersebut turun menjadi US$ 15,5 triliun pada 2020, kira-kira sama dengan posisi satu dekade sebelumnya.

Karena ekonomi Inggris mengalami kesulitan sepanjang sebagian besar dekade 2020-an, beberapa pihak di London mulai mengemukakan kemungkinan untuk bergabung kembali dengan Uni Eropa. Negara-negara Eropa lainnya, termasuk Albania dan Montenegro, tetap menjadi calon anggota blok tersebut di masa mendatang.

Baca: Cinta Saja Tak Cukup, Ini Harga yang Dibayar Agar Bahagia di 50 Negara

Ekonomi Eropa Pasca-Covid

Sejak pandemi, AS dan Uni Eropa telah mengikuti jalur yang sangat berbeda. Terlepas dari inflasi dan suku bunga tinggi, ekonomi AS pulih dengan kuat dari dampak Covid-19 dan diperkirakan akan mencapai US$ 32,4 triliun pada 2026.

Sementara itu, Uni Eropa menghadapi kombinasi persaingan industri China yang meningkat dan krisis energi yang berasal dari perang Rusia ke Ukraina pada 2022. Dengan Jerman, negara ekonomi raksasa, yang menghadapi stagnasi berkepanjangan, PDB Uni Eropa diperkirakan hanya akan mencapai US$ 23 triliun pada 2026.

Hal itu membuat perekonomian Uni Eropa hanya sebesar 71% dari perekonomian AS, sebuah pembalikan tajam dari posisinya pada 2008.

Nilai tukar mata uang merupakan salah satu penyebab pergeseran ini, tetapi pertumbuhan yang lebih lemah dan serangkaian guncangan ekonomi juga berkontribusi pada pelebaran kesenjangan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(chd)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNI Gelar wondr Fest Makassar, Dorong Digitalisasi Transaksi dan Pemberdayaan UMKM
• 4 jam laluterkini.id
thumb
Dear Warga Indonesia, Wisata Gunung Bromo Ditutup Sementara karena Karhutla
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Pentingnya Kontrak dan Kesepakatan Awal untuk Hindari Sengketa Industri Event
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar Berakhir, 16 Atlet Bulutangkis Lolos ke Tahap Karantina
• 22 jam laluterkini.id
thumb
Momen Hangat Mensos Saifullah-Seskab Teddy Bersama Siswa Sekolah Rakyat
• 19 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.