Mantan Kabaresrim Dorong Ekshumasi Jenazah Sutrimo: Almarhum Saksi Kunci Kasus Febrie Adriansyah

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian penjaga rumah sekaligus kepala rumah tangga mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Sutrimo di depan klinik kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). (Sumber: Luthfia Miranda Putri/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri, Komjen (Purn.) Ito Sumardi menilai ekshumasi jenazah Sutrimo sangat mungkin dilakukan. Ito menyebut ekshumasi jenzah dapat membantui penyidik sekalgus menyelidiki keterkaitan kematian Sutrimo dengan kasus eks Jampdisus Febrie Adriansyah.

"Sangat menungkinkan (dilakukan ekshumasi), karena kan ekshumasi itu juga harus ada dokter forensik yang mendampingi, ada pengamanannya, ada keluarga, termasuk pengamat independen, misalnya di sini Kompolnas atau Komnas HAM," kata Ito Sumardi dalam program "Kompas Petang" KompasTV, Minggu (9/8/2026).

"Ini kan menyangkut kasus besar, kita tidak ingin ada dugaan-dugaan terjadi rekayasa daripada penyidik. Jadi saya kira ekshumasi harus segera dilakukan."

Ito Sumardi menilai Sutrimo seharusnya dapat menjadi saksi kunci kasus TPPU yang menjerat Febrie Adriansyah. Pasalnya, korban diketahui bekerja sejak lama di rumah Febrie.

Baca Juga: Advokat Soroti Kejanggalan Kasus Sutrimo: Sebelum Meninggal, Beliau Tiba-Tiba Disuruh ke Jakarta

Eks Kabareskrim itu pun menyebut penyidik perlu melakukan profiling atas orang-orang terkait Febrie Adriansyah.

Lebih lanjut, Ito Sumardi menekankan ekshumasi perlu untuk menentukan apakah kematian Sutrimo termasuk kematian wajar atau tidak wajar.

Jika terbukti kematian tidak wajar, maka penyidik perlu menindaklanjuti dan menyelidiki upaya penghilangan saksi. Namun, jika kematian korba dinilai wajar, maka polisi perlu meluruskan supaya spekulasi atas kasus ini tidak berkembang.

"Sesuai dengan pengalaman saya, ekshumasi juga tergantung seberapa lama jenazah itu dimakamkan, karena kan ada proses pembusukan dan sebagainya," kata Ito Sumardi.

"Di sini kita ingat waktu kasus Brigadir Yosua, itu pun juga kan kita memerlukan waktu. Tapi saya kira teman-teman dari forensik kedokteran, mereka juga sudah memiliki peralatan dan pengetahuan untuk secepat mungkin mendapatkan kesimpulan."

Baca Juga: Disinggung soal Ekshumasi, Ini Kata Pihak Keluarga Sutrimo

 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kasus kematian sutrimo
  • sutrimo
  • ekshumasi sutrimo
  • ito sumardi
  • mantan kabareskrim
  • febrie adriansyah
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Basarnas Akhiri Monitoring Aktif KMP Mutiara Sentosa II, Tidak Ada Tanda Korban
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Biar Enggak Keluar Duit, Cerita Lansia Serbu Gerai Kartu Transportasi Gratis di CFD HI
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Adu Akting dengan Para Komika di Film Ketok Mejik, Tarra Budiman Ngaku Nostalgia Belajar Komedi
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Wabah Flu Burung H5N1 Melonjak di Australia, Kasus Tembus 203 dan Unggas Mulai Dikandangkan
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Kembangkan Industri Gim Nasional, Kemenekraf Akan Libatkan Pemda
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.