Dinas pertanian dan ketahanan pangan (DPKP) Pandeglang mencatat sebanyak 808 hektare sawah terdampak kekeringan. Jumlah tersebut tersebar di 17 Kecamatan di Pandeglang.
"Akibat bencana hidrometeorologi mengakibatkan terdampaknya kekeringan lahan sawah di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Pandeglang, di antaranya wilayah yang terdampak yaitu 17 kecamatan," kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan Tanaman Hortikultura (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Nuridawati, Senin, (10/8/2026).
Nuridawati merinci 738 hektare terdampak ringan, 50 hektare kekeringan sedang, 17 hektare kekeringan berat, dan 3 hektare puso, sehingga total keseluruhan 808 hektare. Ia menyatakan dari jumlah tersebut para petani masih bisa mendapatkan hasil panen.
"Jumlah keseluruhan yang terdampak 808 hektare," ucapnya.
Ia menjelaskan tanaman padi yang terdampak juga berada pada umur yang beragam, yakni antara 10 hingga 88 Hari Setelah Tanam (HST). Adapun varietas padi yang ditanam di antaranya Inpari 32, M70D, dan Ciherang.
Ia mengatakan jumlah tersebut masih bisa berubah setiap waktu tergantung dari situasi kondisi cuaca di lapangan. Petugas di lapangan katanya masih terus melakukan pendataan.
"Luasan lahan terdampak masih berpotensi berubah mengikuti perkembangan kondisi cuaca serta ketersediaan air di lahan pertanian," ucapnya.
(whn/whn)




