Analisa! Ray Rangkuti Ungkap 10 Alasan Kapolri Diganti, Susno Kaitkan Praperadilan Febrie Adriansyah

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS,TV - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menyatakan memiliki sejumlah alasan yang menurutnya membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebaiknya segera diganti Presiden.

Ia menyebut antara lain masa jabatan, regenerasi di internal Polri, munculnya istilah “partai coklat” atau parcok, banyaknya anggota Polri yang menduduki jabatan sipil, penahanan aktivis, hingga ketegangan institusional antara kepolisian dan kejaksaan.

Dalam pernyataannya, Ray menyebut alasan untuk mengganti Kapolri dinilainya lebih banyak daripada alasan untuk mempertahankannya.

Baca Juga: FULL! Surpres Ganti Kapolri Menguat, Pakar Bedah Isu Cek Ombak & Hak Presiden Prabowo | Bola Liar

Sementara itu, Komjen (Purn) Susno Duadji pada prinsipnya menyebut pergantian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden.

Namun, ia mempertanyakan apakah pergantian dilakukan pada waktu yang tepat. Susno mengingatkan bahwa pergantian Kapolri saat perkara FA masih berjalan dapat menimbulkan persepsi bahwa pergantian tersebut berkaitan dengan upaya menyelamatkan pihak tertentu dari jerat hukum.

Karena itu, Susno menilai persoalannya bukan semata-mata apakah Kapolri perlu diganti, tetapi kapan waktu yang tepat untuk menggantinya.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Joshua

 

Penulis : Prayogi-Haro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kapolri
  • presiden
  • susno duadji
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Merasa Janggal! Keluarga Sutrimo Akui Tak Terima Barang Pribadi Korban | SAPA MALAM
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG ke 6.400, Pasar Menanti Nominasi Gubernur BI, Pidato Prabowo, hingga Review MSCI
• 35 menit laluidxchannel.com
thumb
Pemprov DKI Bidik Birokrasi Tanpa Noda, Zona Integritas Diperluas hingga Kelurahan
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Krusialnya Ekspor Batubara bagi Kemajuan Ekonomi Indonesia
• 55 menit lalukompas.id
thumb
Putri sulung Gus Dur berharap Muktamar NU berjalan baik
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.