Investasi ETF Emas Syariah di BEI Mulai Rp100 Ribuan

medcom.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Investasi emas kini punya opsi baru yang bisa diperdagangkan langsung di Bursa Efek Indonesia (BEI). PT Syailendra Capital resmi meluncurkan Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO) sebagai alternatif bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas tanpa harus membeli dan menyimpan emas fisik.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026, Tembus Rp2,69 Juta per Gram  

XSGO menggabungkan karakteristik reksa dana dengan mekanisme perdagangan seperti saham. Artinya, investor bisa membeli dan menjual unit ETF melalui perusahaan sekuritas di pasar sekunder selama jam perdagangan bursa.

Menariknya investor bisa akses ke XSGO bisa dimulai modal yang relatif kecil. Untuk transaksi di pasar sekunder, investor dapat membeli minimal 1 lot atau 100 unit, dengan nilai sekitar Rp100 ribu. Sementara itu, akses melalui pasar primer membutuhkan pembelian pertama setara 500 gram emas, atau sekitar Rp1,5 miliar dengan asumsi harga emas Rp3 juta per gram.

Perbedaan minimum transaksi tersebut membuat pasar sekunder menjadi opsi yang lebih realistis bagi investor ritel yang ingin mulai mendapatkan eksposur terhadap emas melalui instrumen pasar modal.

Emas Jadi Aset Diversifikasi

Peluncuran XSGO hadir ketika emas semakin banyak dilirik sebagai salah satu aset diversifikasi portofolio.

Berdasarkan data Bloomberg yang diolah Syailendra Research, harga emas mencatat pertumbuhan rata-rata sekitar 10 persen dalam 15 tahun terakhir. Emas juga tercatat menjadi winning asset sebanyak lima kali sepanjang periode 2014-2025.

Secara historis, emas juga menunjukkan ketahanan ketika pasar menghadapi tekanan besar, termasuk saat Global Financial Crisis 2008 dan pandemi Covid-19.   Namun, bagi investor, fungsi emas bukan sekadar mengejar kenaikan harga.

Emas dapat digunakan sebagai salah satu instrumen untuk menyebar risiko portofolio. Jadi, investor tidak hanya bergantung pada saham, obligasi, atau instrumen pasar uang.

Tak Perlu Pusing Simpan Emas

Salah satu perbedaan utama XSGO dibandingkan emas fisik terletak pada aspek penyimpanan.

Emas yang menjadi underlying XSGO berupa Electronic Gold Receipt (EGR) yang disediakan dan disimpan oleh PT Pegadaian sebagai Gold Custody dan Gold Provider.

Sementara itu, PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Bank Kustodian yang menjalankan fungsi kustodian atas aset ETF.

Dengan struktur tersebut, investor tidak perlu repot memikirkan tempat penyimpanan emas fisik setelah melakukan investasi.

Selain itu, Pegadaian mengupayakan spread harga beli dan jual sekitar 2-3 persen berdasarkan harga acuannya. Angka tersebut relatif lebih rendah dibandingkan spread emas digital melalui sejumlah platform maupun emas fisik yang dapat mencapai sekitar 7-9 persen.

Bagi investor, spread penting diperhatikan karena semakin besar selisih harga beli dan jual, semakin besar pula kenaikan harga emas yang dibutuhkan sebelum investasi mulai menutup biaya tersebut.

Bisa Jadi Pilihan untuk Diversifikasi

CEO Syailendra Capital Fajar R. Hidajat mengatakan XSGO dirancang untuk memberikan alternatif investasi emas yang lebih mudah, transparan, dan efisien.

Menurut dia, kehadiran produk tersebut tidak hanya bertujuan memberikan eksposur terhadap emas, tetapi juga membantu investor memahami bagaimana aset emas dapat ditempatkan dalam portofolio jangka panjang.

Dengan mekanisme perdagangan di bursa, XSGO menawarkan cara berbeda bagi investor yang ingin memiliki eksposur emas tanpa harus membeli emas batangan secara langsung.

Bagi investor pemula, konsepnya cukup sederhana: beli unit ETF, dapatkan eksposur terhadap harga emas, dan manfaatkan emas sebagai salah satu bagian dari diversifikasi portofolio.

Namun, seperti instrumen investasi lainnya, XSGO tetap memiliki risiko. Harga unit ETF dapat bergerak mengikuti kondisi pasar dan harga emas, sehingga investor tetap perlu memahami profil risiko, tujuan investasi, serta jangka waktu investasinya sebelum membeli.

Peluncuran XSGO pun menambah pilihan bagi masyarakat yang selama ini mengenal emas dalam bentuk fisik maupun digital. Kini, emas juga bisa menjadi bagian dari strategi investasi melalui instrumen yang diperdagangkan langsung di pasar modal.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Maarten Paes Tergusur Ter Stegen, Pelatih Ajax Ungkap Keputusan yang Bikin Kiper Timnas Indonesia Terancam
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
TNGGP catat 150 petugas gabungan masih berupaya padamkan api
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Jual Bendera Sejak 1995, Darsono Sebut HUT ke-81 RI Tahun Terparah, Lebih Sepi dari Pandemi
• 8 menit laludisway.id
thumb
Mulai 17 Agustus, Urus Balik Nama Tanah Rampung Maksimal 10 Hari
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
IHSG Sesi 1 Melemah 0,49% ke 6.378, Transaksi Rp 11,60 T
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.