Kebakaran masih melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, mengatakan, kebakaran menyisakan satu titik api lagi.
“Kemarin misalnya yang terbakar di Bromo. Itu sudah segera kita tuntaskan. Semalam sudah hanya tinggal 1 titik api saja,” ujar Djamari saat konferensi pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (10/8).
Pada saat bersamaan, selain Bromo, Djamari menyebut kasus kebakaran di Gunung Gede Pangrango dan Gunung Rinjani juga telah diatasi.
“Di Jawa Barat juga sudah diselesaikan itu Gunung Gede Pangrango. Itu pun sudah selesai. Kemudian di Rinjani juga ada. Itu juga sudah selesai,” sambungnya.
Ada informasi, kebakaran di Gunung Bromo diduga akibat kelalaian manusia. Menanggapi hal itu, Djamari tak menampik dugaan itu.
“Gini ya, Bromo itu kan dingin, kemudian banyak orang di situ mungkin sampai kedinginan-kedinginan. Mungkin dia lupa memadamkan (api),” lanjutnya.
“Seperti beberapa tahun yang lalu kan orang hanya berfoto (prewed) saja kan bisa terbakar begitu. Kira-kira begitu karena human error,” pungkasnya.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat luas kawasan Gunung Bromo yang terdampak kebakaran meluas. Luas =-lahan yang terbakar mencapai 520 hektar pada Minggu (9/8).
Akses kunjungan wisata ke Gunung Bromo telah ditutup total sejak Sabtu (8/8) malam. Penutupan ini berlaku untuk seluruh pintu masuk kawasan Bromo untuk waktu yang belum ditentukan.




