KOMPAS.TV - Buntunya kelanjutan diplomasi dengan Amerika membuat Iran menggencarkan negosiasi dengan Oman soal jalur pelayaran baru melalui Selat Hormuz yang sudah memasuki tahap akhir.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan bahwa kesepakatan ini tidak secara otomatis membuat jalur utama bagi pasokan minyak dan gas alam global, terbuka.
Iran juga menegaskan Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai Amerika Serikat berhenti melanggar kesepakatan soal Selat Hormuz.
Di sisi lain, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mendukung dorongan untuk pembicaraan baru dengan Amerika Serikat, dan mengatakan bahwa Teheran harus menggunakan persatuan dan kekuatan nasionalnya untuk mencapai kesepakatan tanpa melepaskan haknya.
Pezeshkian menyebut saat ini merupakan peluang terkuat untuk mencapai kesepakatan, saat Iran berupaya memecah kebuntuan dengan Washington.
Sinyal keretakan di pejabat tinggi Iran terjadi saat negosiasi dengan Amerika Serikat buntu.
Lalu bagaimana dengan jalur utama energi global di tengah ketidakpastian, kita bahas bersama Guru Besar Keamanan Internasional Universitas Kristen Indonesia, Angel Damayanti dan Peneliti Middle East Asia, Pizaro Gozali.
Baca Juga: [FULL] AS Siap Buka Blokade Selat Hormuz, Sepakat Damai dengan Iran? Ini Kata Pengamat | SAPA PAGI
#iran #amerika #mojtaba
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- iran
- mojtaba
- presiden iran
- negosiasi as iran
- pejabat iran
- selat hormuz





