Pantau - Federasi sepak bola Amerika Serikat (US Soccer) dan Kanada (Canada Soccer) mendukung seruan perubahan tata kelola FIFA yang disampaikan tiga konfederasi sepak bola dunia sekaligus menjadi kritik terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino.
Dukungan tersebut disampaikan US Soccer dan Canada Soccer bersama Caribbean Football Union (CFU) serta Central American Football Union (UNCAF) melalui pernyataan bersama di media sosial X yang dikutip Sports Illustrated pada Selasa, 11 Agustus 2026.
"US Soccer, Canada Soccer, CFU (Caribbean Football Union), dan UNCAF (Central American Football Union) berdiri bersama, bersama rekan-rekan kami di seluruh dunia, dalam menyerukan perubahan bermakna yang memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas FIFA," ungkap mereka dalam pernyataan bersama tersebut.
Sikap AS dan Kanada membuat dua tuan rumah Piala Dunia 2026 itu mengambil posisi berbeda dengan Federasi Sepak Bola Meksiko yang tetap memberikan dukungan kepada Infantino.
Tiga Konfederasi Serukan Perubahan Tata Kelola FIFAPernyataan US Soccer dan Canada Soccer muncul setelah UEFA, CONCACAF, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menerbitkan surat bersama yang menyerukan perubahan dalam tata kelola FIFA.
US Soccer dan Canada Soccer turut membagikan tautan surat bersama ketiga konfederasi tersebut melalui media sosial.
Dalam surat tersebut, UEFA, CONCACAF, dan AFC menegaskan kepemimpinan dalam sepak bola tidak dapat diperlakukan sebagai sebuah kepemilikan oleh individu tertentu.
"Kepemimpinan dalam sepak bola bukanlah sebuah kepemilikan. Kepemimpinan bukan tentang memegang atau menuntut kekuasaan untuk dimiliki. Sepak bola bukan milik individu mana pun," demikian pernyataan bersama ketiga konfederasi tersebut.
Tekanan terhadap Infantino meningkat setelah rencananya menghimpun investasi swasta melalui badan komersial baru FIFA bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) mendapat sorotan.
FFE sebelumnya dirancang untuk mengelola sisi komersial Piala Dunia, tetapi Infantino kemudian membatalkan rencana pembentukan badan tersebut di tengah kontroversi.
FIFA Merespons Kritik terhadap InfantinoFIFA pada Sabtu, 8 Agustus 2026, merespons kritik yang berkembang dengan menyebut adanya "upaya terkoordinasi dan berkelanjutan oleh sejumlah pihak untuk melemahkan" FIFA dan Infantino.
Tekanan kembali meningkat dua hari kemudian setelah UEFA, CONCACAF, dan AFC mengeluarkan pernyataan bersama mengenai pentingnya perubahan tata kelola sepak bola dunia.
Perbedaan sikap juga terjadi di antara tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026 karena Federasi Sepak Bola Meksiko masih memberikan dukungan kepada Infantino, sementara federasi AS dan Kanada mendukung kritik terhadap kepemimpinannya.
Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan melibatkan 48 negara, serta berakhir dengan Timnas Spanyol sebagai juara.




