Bogor: Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bogor menjalani latihan dan tinggal di "Desa Bahagia" yang menjadi kawah candradimuka untuk persiapan pengibaran serta penurunan Bendera Merah Putih pada HUT ke-81 Republik Indonesia.
"Sebanyak 60 peserta menjalani latihan di 'Desa Bahagia' untuk Paskibraka Kabupaten Bogor, sedangkan dua lainnya menjadi Paskibraka di tingkat nasional dan Provinsi Jabar," kata Pelatih Utama Paskibraka Kabupaten Bogor 2026, Pelda Suroto, di Cibinong, seperti dilansir Antara, Senin, 10 Agustus 2026.
Ia menjelaskan para peserta telah melewati sejumlah tahapan seleksi, antara lain tes pengetahuan umum, parade, kesamaptaan, hingga tes kepribadian. Tahap awal seleksi diikuti 1.850 peserta sejak Februari 2026, dan akhirnya 62 orang dinyatakan terpilih.
Sebanyak 60 orang dipersiapkan bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Bogor, sedangkan dua lainnya terpilih ke tingkat nasional dan provinsi.
Menurut Suroto, terdapat tiga pola pembinaan yang diterapkan kepada calon Paskibraka, yaitu pembelajaran aktif, pelatihan teknis, dan pembentukan karakter.
Baca Juga :
32 Calon Paskibraka Belitung Jalani Diklat Selama 14 Hari
Pembelajaran aktif diisi dengan materi wawasan kebangsaan, Pancasila, dan nilai-nilai kebangsaan. Sedangkan pelatihan teknis meliputi pembinaan fisik, kedisiplinan, kekompakan, formasi, teknik pelaporan, serta gerakan pengibaran dan penurunan bendera.
Pembentukan karakter juga dilakukan untuk menanamkan etika dan tanggung jawab sehingga peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
"Harapannya, setelah selesai mengikuti Paskibraka, adik-adik ini tidak hanya mampu melaksanakan tugas dengan baik, tetapi juga bisa menjadi Duta Pancasila dan calon-calon pemimpin masa depan menuju Indonesia Emas di era digitalisasi," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Komandan Latihan Paskibraka Kabupaten Bogor, Ipda Romadi, mengatakan aktivitas 60 calon Paskibraka selama pemusatan latihan diatur secara terstruktur untuk membentuk kedisiplinan serta kesiapan fisik dan mental.
Ilustrasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) (ANTARA/HO-MC Aceh Besar)
Para peserta tinggal di lokasi pemusatan latihan yang disebut "Desa Bahagia". Kegiatan mereka dimulai sekitar pukul 04.15 WIB dengan ibadah, dilanjutkan persiapan dan makan pagi sebelum menuju Alun-Alun Kabupaten Bogor untuk berlatih.
Latihan berlangsung sejak pagi hingga sore dengan materi olahraga, pemantapan formasi, teknik pelaporan, pembukaan formasi, serta pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih.
Setelah kembali ke tempat pemusatan latihan sekitar pukul 16.30 WIB, peserta menjalani kegiatan malam berupa ibadah, makan bersama, serta pembekalan wawasan kebangsaan, Pancasila, dan etika sebelum beristirahat sekitar pukul 22.00 WIB.
"Dari mulai tidur, bangun, ibadah, latihan sampai menerima materi semuanya sudah diatur. Ini menjadi bagian dari pembentukan kedisiplinan dan karakter mereka," kata Romadi.




