WhatsApp Buka Agen AI 24 Jam, UMKM Bisa Layani Pelanggan Tanpa Tambah Staf

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

WhatsApp mulai mendorong penggunaan kecerdasan buatan atau AI untuk menggantikan sebagian fungsi layanan pelanggan bisnis. Melalui Meta Business Agent, pelaku usaha di Indonesia kini dapat menggunakan agen AI untuk melayani pelanggan selama 24 jam tanpa harus bergantung pada jam operasional tim.

Meta mengumumkan kehadiran Meta Business Agent untuk bisnis di Indonesia dalam WhatsApp Business Summit (WABS) 2026, Selasa (11/8). Agen AI ini dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan melalui percakapan di WhatsApp, baik untuk bisnis kecil maupun perusahaan besar.

Vice President of India and Southeast Asia Meta Sandhya Devanathan mengatakan secara global, lebih dari satu juta bisnis telah menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp dan Messenger setiap minggunya. Ia mengatakan di Indonesia, WhatsApp bukan sekadar aplikasi perpesanan, melainkan tempat masyarakat memesan makanan, merencanakan perjalanan, dan terhubung dengan bisnis yang mereka percayai.

“Meta Business Agent membantu bisnis di Indonesia hadir dalam setiap momen tersebut melalui percakapan berbasis AI yang cepat, personal, dan tersedia 24 jam sehari, baik bagi perusahaan yang melayani jutaan pelanggan maupun pemilik usaha kecil dan menengah (UKM) yang mengelola bisnisnya langsung dari ponsel,” kata Devanathan dalam acara WABS 2026 di Jakarta, Selasa (11/8).  

Bagi usaha kecil dan menengah (UKM), Meta Business Agent terintegrasi langsung dengan aplikasi WhatsApp Business. Agen tersebut dapat dilatih untuk:

  • Melatih agen AI agar dapat menjawab pertanyaan yang spesifik mengenai bisnis mereka.
  • Memberikan rekomendasi produk dari katalog bisnis.
  • Menjadwalkan janji temu dan mengidentifikasi calon pelanggan.
  • Membantu menyelesaikan penjualan.
  • Mengalihkan percakapan kepada anggota tim untuk memberikan dukungan lebih lanjut apabila diperlukan.

Dengan kemampuan tersebut, AI tidak hanya berfungsi sebagai chatbot untuk menjawab pertanyaan pelanggan, tetapi mulai masuk ke berbagai tahapan proses penjualan.

Dampaknya mulai terlihat pada sejumlah bisnis yang telah menggunakannya. Agensi kreatif digital Mastung, misalnya, mencatat peningkatan penjualan sebesar 65,4% setelah mengaktifkan Meta Business Agent. Agen AI tersebut memungkinkan Mastung tetap melayani pelanggan ketika tim penjualan berada di luar jam operasional.

Sementara itu, brand kecantikan dan kesehatan Queensi di bawah Sastro Group mampu menangani percakapan pelanggan hingga 250% lebih banyak tanpa menambah jumlah staf. Pendiri dan CEO Sastro Group Mega Putra Md mengatakan penggunaan Meta Business Agent juga membantu meningkatkan upselling.

“Meta Business Agent juga membantu meningkatkan upselling ke paket yang lebih tinggi pada 60% pelanggan,” kata Mega.

Teknologi tersebut tidak lagi hanya digunakan untuk otomatisasi pekerjaan administratif, tetapi mulai mengambil peran yang berhubungan langsung dengan konsumen dan penjualan.

Pemilik Mastung, Untung Surapati mengatakan keterbatasan tim penjualan menjadi salah satu tantangan bagi bisnis kecil untuk memberikan layanan sepanjang hari. “Meta Business Agent membantu kami mengatasi tantangan tersebut dengan melanjutkan percakapan saat tim kami berada di luar jam operasional,” ujar Untung.

Bagi perusahaan berskala besar, Meta juga menyediakan Meta Business Agent Platform yang memungkinkan perusahaan membangun dan mengkustomisasi agen AI serta mengintegrasikannya dengan sistem bisnis yang telah digunakan. Platform tersebut dapat terhubung dengan layanan seperti Shopify, Zendesk, dan Shopee.

Paragon menjadi salah satu perusahaan yang telah menggunakan platform tersebut untuk merek DermaScalp Expert (DSE). Agen AI digunakan untuk memberikan konsultasi yang lebih personal, rekomendasi produk, hingga mendampingi pelanggan dalam proses pembelian.

71% Masyarakat Indonesia Chat dengan Bisnis Setiap Hari

Potensi penggunaan AI untuk layanan pelanggan juga didukung oleh tingginya aktivitas masyarakat Indonesia dalam berkomunikasi dengan bisnis melalui aplikasi pesan.

WhatsApp menyebut 71% masyarakat Indonesia kini mengirim pesan kepada bisnis setiap hari. Sementara itu, berdasarkan penelitian Kantar April 2026 yang dikutip WhatsApp, 83% masyarakat Indonesia menilai agen AI membantu mereka mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara lebih cepat dan efisien.

Meta juga menyebut lebih dari satu juta bisnis secara global telah menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp dan Messenger setiap minggunya. Dengan demikian, WhatsApp berpotensi bergeser dari sekadar kanal komunikasi antara konsumen dan bisnis menjadi saluran layanan pelanggan sekaligus penjualan yang berjalan sepanjang waktu.

Terlebih, WhatsApp juga akan memudahkan pengguna menemukan bisnis yang didukung Meta Business Agent. Dalam waktu dekat, pengguna dapat mencari nama bisnis melalui fitur Search di WhatsApp atau membagikan kontak bisnis kepada pengguna lain.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konflik Agraria di Sumsel, Petani Rela Dibui demi Pertahankan Tanah
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Presiden Prabowo Dijadwalkan Membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27 Agustus
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Kuningan Geger! Anak Tega Bunuh Ibu Kandung lalu Buang Mayat ke Sumur
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Trump Tegaskan Eksalasi Besar-besaran Terhadap Iran Masih jadi Opsi
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK: Penyidikan tetap jalan meski Ahmad Dedi jadi tersangka Polri
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.