Polisi Periksa EO dan MC Terkait Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, TANGERANG — Polisi mulai menyelidiki aksi promosi diduga minuman keras (miras) berkedok tantangan hafalan Alquran yang viral di festival musik The Sounds Project. Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak penyelenggara atau event organizer (EO) dan pemandu acara atau MC yang berada di booth sponsor.

Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, penyidik akan meminta klarifikasi dari pihak-pihak yang dinilai mengetahui langsung kegiatan tersebut.

“Hari ini, Selasa, 11 Agustus 2026, penyidik menjadwalkan klarifikasi terhadap pihak EO dan MC acara,” kata Budi saat dikonfirmasi, Selasa (11/8).

Setelah pemeriksaan, penyidik akan melakukan gelar perkara. Langkah tersebut dilakukan untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa yang menuai sorotan publik tersebut.

“Selanjutnya, penyidik akan melengkapi administrasi penyelidikan dan melakukan gelar perkara,” ucapnya.

Peristiwa tersebut terjadi di salah satu booth sponsor dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. Festival tersebut berlangsung selama tiga hari, 7 hingga 9 Agustus 2026.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat pengunjung mengikuti challenge hafalan salah satu surah dalam Alquran, yakni Surah Ad-Duha.

Tantangan tersebut diduga memberikan imbalan berupa sebotol minuman keras yang dipromosikan di booth sponsor.

Video tersebut kemudian viral dan memicu gelombang kritik dari warganet. Penggunaan ayat suci Alquran dalam aktivitas promosi minuman beralkohol dinilai tidak memiliki etika dan adab.

Penyelenggara Minta Maaf

Pihak The Sounds Project juga telah memberikan tanggapan terkait kejadian tersebut. Melalui akun Instagram resminya, Selasa (11/8), penyelenggara mengonfirmasi bahwa video viral tersebut memang terjadi di salah satu booth sponsor pada Minggu (9/8).

Penyelenggara menegaskan bahwa penghormatan terhadap agama dan keyakinan seluruh audiens merupakan nilai yang mereka pegang.

“Rasa hormat terhadap agama dan keyakinan seluruh audiens adalah nilai yang kami pegang teguh sebagai penyelenggara, dan tidak ada toleransi untuk pelanggaran terhadap nilai tersebut,” demikian pernyataan resmi The Sounds Project.

Penyelenggara mengaku kecewa dan mengecam kejadian tersebut. Mereka menegaskan tidak pernah membenarkan penggunaan agama sebagai bahan challenge maupun promosi produk dalam bentuk apa pun.

“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun,” kata pihak penyelenggara.

The Sounds Project juga menyatakan kejadian tersebut berada di luar arahan, persetujuan, dan kendali penyelenggara.

“Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali kami sebagai penyelenggara acara,” imbuhnya.

Pihak penyelenggara selanjutnya menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dan meminta pihak sponsor menyelesaikan persoalan tersebut.

MC Minta Maaf

Sementara itu, MC di booth sponsor yang terlibat dalam challenge hafalan Surah Ad-Duha juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Permintaan maaf disampaikan melalui akun Threads aqueer_ yang diketahui milik Revnaldo Ega.

“Saya Ega, selaku MC booth Newport pada Minggu, 9 Agustus 2026, memohon maaf atas kejadian yang terjadi saat acara berlangsung,” kata Ega, dikutip Selasa (11/8).

Sementara proses penyelidikan masih berjalan. Polisi akan meminta keterangan dari pihak EO dan MC sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya melalui gelar perkara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Menolak Rencana 15 Poin untuk Gaza, Tidak Akan Menarik Pasukan Sebelum Hamas Melucuti Senjata
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Wali Kota Appi Perketat Iklan Rokok di Makassar, Baliho Insidentil Juga Diawasi
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Pembacaan Dakwaan Gus Yaqut Didahulukan, Jaksa Sebut Tak Bisa Duduk Lama
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
DPD RI Siap Jadi Tuan Rumah Sidang Bersama, GKR Hemas: Momentum Suara Daerah untuk Kebijakan Nasional
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
IHSG Menguat 18,44 Poin pada Pembukaan Perdagangan dan Menembus Posisi 6.383
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.