Pantau - Program Magang Nasional atau MagangHub Angkatan II Batch I resmi dimulai pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, dengan melibatkan 46.160 peserta yang telah ditetapkan melalui proses seleksi.
Peluncuran atau kick-off program dilakukan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Alhamdulillah pada hari ini, kami melaksanakan kick-off Pemagangan Nasional Angkatan II batch I,” kata Yassierli dalam konferensi pers setelah peluncuran program.
Yassierli menjelaskan, Batch I Magang Nasional Angkatan II dirancang untuk mencakup sekitar 50 ribu peserta.
Jumlah tersebut menjadi bagian dari target pemerintah untuk menjaring total 150 ribu peserta Program Magang Nasional sepanjang 2026.
Peserta Dapat Pembekalan Soft Skill secara DaringSelain menjalani kegiatan pemagangan, peserta akan memperoleh pembekalan keterampilan nonteknis atau soft skill yang diselenggarakan secara daring.
“Nanti juga akan ada program-program pembekalan soft skill secara online untuk mereka,” ungkap Yassierli.
Pemerintah menempatkan Program Magang Nasional sebagai salah satu bagian dari stimulus ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat bagi industri dan peserta.
Yassierli meyakini program tersebut dapat membantu perusahaan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia sekaligus meningkatkan kemampuan peserta dan membuka peluang untuk mendapatkan pekerjaan.
Program itu juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan daya beli masyarakat secara nasional melalui manfaat ekonomi yang diterima peserta.
“Jadi, ini membantu industri, membantu adik-adik kita meningkatkan daya beli secara nasional, ya,” kata Yassierli.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Program Magang Nasional pada tahun kedua ditargetkan menjaring sebanyak 150 ribu peserta.
Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap dengan kelompok pertama sekitar 50 ribu peserta dimulai pada Agustus 2026.
Kelompok kedua dan ketiga yang masing-masing ditargetkan sekitar 50 ribu peserta akan dibuka Kementerian Ketenagakerjaan pada September 2026 dan bulan-bulan berikutnya.
“Saat ini dimulai adalah 50 ribu pertama dari 150 ribu. Nanti yang 50 ribu kedua dan ketiga akan dibuka oleh Kemnaker pada bulan depan (September) dan bulan-bulan berikutnya,” kata Teddy.
Sebanyak 46.160 Peserta Lolos dari 732.483 PendaftarBerdasarkan penetapan Kementerian Ketenagakerjaan, sebanyak 46.160 lulusan perguruan tinggi dinyatakan lolos dan menjadi peserta Program Magang Nasional Tahun 2026 Angkatan II Batch I.
Jumlah tersebut berasal dari proses pendaftaran yang diikuti 732.483 orang sehingga peserta yang lolos hanya sekitar 6,3 persen dari total pendaftar.
Calon peserta harus melewati sejumlah tahapan setelah mendaftar sebelum dapat mengikuti Program Magang Nasional.
Tahapan tersebut meliputi pemeriksaan persyaratan, pengajuan lamaran, hingga proses seleksi peserta.
Kementerian Ketenagakerjaan selanjutnya melakukan seleksi melalui sidang pleno untuk menentukan peserta yang dinyatakan lolos.
“Kementerian Ketenagakerjaan melakukan proses seleksi melalui sidang pleno dan menetapkan 46.160 orang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan Kedua Batch 1 tahun 2026,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Darmawansyah.




