MUI Pademangan Laporkan Tantangan Hafalan Al Quran Hadiah Miras di The Sounds Project

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Slamet Sugoro, melaporkan pihak yang terlibat dalam tantangan hafalan Al Qur'an berhadiah minuman keras di festival musik The Sounds Project di Jakarta Utara.

Laporan tersebut dibuat di Polsek Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026).

Slamet melaporkan persoalan tersebut setelah melihat potongan video challenge itu di media sosial TikTok.

Baca juga: Heboh Tantangan Hafalan Al Quran Berhadiah Miras di Booth Newport The Sounds Project, Polisi Panggil EO

Dalam video tersebut, seseorang menawarkan hadiah alkohol bagi peserta yang dapat menghafal surat Ad-Duha.

"Berkaitan dengan kalau bahasanya bisa dikelompokkan ya, penistaan agama lah," jelas dia saat ditemui Kompas.com di Polsek Pademangan, Selasa.

Menurut Slamet, persoalan yang membuatnya melapor adalah adanya pengaitan antara hafalan Al Qur'an dengan minuman keras.

Slamet menyebut pihak yang dilaporkan adalah MC dan penyelenggara acara atau EO.

Ia berharap pihak yang dilaporkan setidaknya menyampaikan permintaan maaf.

Ia juga membuka kemungkinan adanya audiensi untuk membahas persoalan tersebut.

"Harapan nanti, ya minimal dia harus minta maaf. Ya, bisa audiensi. Nanti kan ada yang lain lagi. Ketua MUI dari Utara, bidang fatwa. Beliau yang menentukan," jelas dia.

Baca juga: Heboh Tantangan Hafalan Al Quran Berhadiah Miras Newport, The Sounds Project Tegur Sponsor

"Kalau saya kan sebagai Ketua MUI hanya melaporkan saja, gitu. Merasa tersinggung, mewakilin itu aja udah," tambah dia.

Saat ini, Slamet sedang menuju pihak Polres Metro Jakarta Utara untuk memperjelas maksud dari pelaporannya tersebut.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Utara Iptu Maryati Jonggi juga membenarkan bahwa ada pihak dari MUI yang membuat laporan atas insiden tersebut

"Iya, betul, betul betul. Dari pihak MUI ya, bukan dari ketua (pusat). Dari pihak MUI-nya ya," ungkap dia saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Polisi masih meminta keterangan kepada sejumlah pihak mengenai insiden tersebut.

"Sampai dengan saat ini kan masih dalam penyelidikan nih. Kita juga masih klarifikasi, sifatnya kita masih klarifikasi terhadap saksi-saksi yang terkait dalam kegiatan tersebut," jelas dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambut HUT RI, Plaza Indonesia Hadirkan Bazar UMKM sampai Instalasi Tenun Sumba
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Audy Item Keguguran di Usia Kehamilan 7 Minggu
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Cegah Kasus Keracunan, MBG Diberi Label Harus Dikonsumsi Maksimal 4 Jam Setelah Masakan Matang
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kematian Sutrimo Dinilai Tak Wajar, Abraham Samad-Sugeng Teguh Soroti Ekshumasi
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Merah Putih Membentang, Gang di Ciruas Disulap Jadi Lorong Kemerdekaan
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.