REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Spotify mengambil langkah baru untuk menghadapi maraknya akun dan artis berbasis kecerdasan buatan (Al) di platformnya. Mulai pertengahan September 2026, layanan streaming musik tersebut akan memasang label "Al Persona" pada profil yang dibuat oleh Al dan tidak merepresentasikan manusia sungguhan.
Label ini akan ditampilkan di sejumlah bagian Spotify, termasuk profil artis, tab pencarian, serta di samping nama artis pada playlist. Spotify juga memastikan profil yang mendapatkan label "Al Persona" tidak akan dimasukkan ke dalam rekomendasi algoritmik. Artinya, pengguna tidak akan melihat musik dari Al Persona di rekomendasi, kecuali jika pengguna memang mengikuti Al Persona tersebut.
Baca Juga
Lorde Kritik Spotify, Sebut Ringkasan Makna Lagu Hasil AI Nggak Akurat
Pernikahan Ronaldo dan Georgina Bikin Heboh Medsos, Unggahannya Tembus 21 Juta Likes
Lukman Sardi Sebut Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Lebih Gelap dan Mencekam
Kebijakan tersebut ditujukan untuk menghadapi meningkatnya jumlah akun palsu dan musik yang dibuat menggunakan Al generatif. Dalam beberapa tahun terakhir, Spotify dibanjiri lagu-lagu dari akun semacam itu, termasuk karya yang dibuat dengan generator musik Al seperti Suno dan Udio.
Spotify mendorong artis bersikap transparan dan secara sukarela menggunakan label Al Persona jika musik mereka dihasilkan oleh Al. Namun, jika pengungkapan tersebut tidak dilakukan, Spotify dapat memberikan label setelah melakukan peninjauan profil artis.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut Spotify, di era gempuran Al Slop (konten Al berkualita rendah) pendengar perlu mengetahui siapa sosok di balik musik yang mereka dengarkan. Karenanya peluncuran lencana Al Persona ini dinilai krusial di tengah perkembangan Al generatif.
"Hubungan yang autentik antara artis dan penggemar hanya dapat dibangun di atas fondasi kepercayaan dan keaslian," kata Spotify dilansir laman Variety, Rabu (12/8/2026).
Pada April 2026, Spotify juga telah memperkenalkan lencana "Verified by Spotify" untuk memberi sinyal kepada pendengar bahwa artis tersebut adalah manusia sungguhan. Lencana verifikasi ini diberikan kepada artis yang memenuhi sejumlah kriteria ketat, Spotify akan menilai keberadaan artis yang jelas dan dapat dikenali, baik di dalam platform maupun di luar, seperti jadwal konser, penjualan merchandise, serta akun media sosial yang terhubung di profil mereka.