JAKARTA, DISWAY.ID - KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Peristiwa ini menyebabkan 1 penumpang meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya berhasil dievakuasi.
KMP Putri Yasmin rute penyebrangan Padangbai-Lembar dilaporkan terbakar saat melintasi perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda menyampaikan bahwa insiden kebakaran dari laporan awal diperkirakan terjadi pukul 04.15 WITA.
Dalam video yang beredar di media sosial, para penumpang KMP Putri Yasmin telah berada di pinggir kapal dengan mengenakan pelampung untuk bersiap menyelamatkan diri.
BACA JUGA:Detik-Detik KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Asap Mengepul di Bagian Bawah Kapal
Sementara, asap tebal telah mengepul di ruangan kapal hingga membuat suasana semakin mencekam.
Sementara itu, melansir dari video yang diunggah oleh akun Instagram @infodenpasar.news, nampak kapal tersebut terombang-ambing di laut dengan kondisi api masih berkobar di badan kapal.
1 Penumpang MeninggalSebanyak 173 korban dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang terbakar.
HUmas Kantor SAR Mataram I Gusti Lanang Wiswananda mengatakan semua korban dievakuasi menggunakan sejumlah kapal, yakni KN SAR 220 Mataram, Portlink II, KAL Lembar, Yacht 'no comment', kapal Polairud dan Yacht 'stell here'.
BACA JUGA:Kapal KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Pelayaran Padangbai–Lembar Gempar
Sekitar 59 korban, termasuk 1 WNA (Warga Negara Asing) asal Australia dievakuasi KN SAR 220 Mataram.
Lalu, 35 korban lainnya dengan Portlink II dan 18 dievakuasi dengan KAL Lembar.
Yatch 'no comment' turut evakuasi sebanyak 58 korban. Dari 58 korban ini, 24 korban (termasuk 1 WNA) ditransfer dengan RBB, 25 korban ditransfer ke Polairud dan 9 lainnya dengan RIB.
Yatch 'stell here' juga berhasil mengevakuasi 3 korban, namun satu korban dikabarkan meninggal dunia.





