jpnn.com - PALEMBANG - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menggencarkan konsolidasi menghadapi Pemilihan Umum 2029. Hanura bahkan menargetkan meraih kursi DPR RI dari Sumatera Selatan.
Partai pimpinan Oesman Sapta Odang itu melakukan langkah awal dengan melakukan penguatan struktur hingga tingkat desa, serta pemetaan daerah pemilihan (dapil) untuk bisa merebut kembali kursi di parlemen.
BACA JUGA: Rio Capella Sebut Partai Hanura Usulkan Perubahan Sistem Pemilu
Ketua Tim Satuan Tugas (Task Force) DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella menegaskan bahwa konsolidasi ke daerah bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari upaya memastikan seluruh struktur partai bergerak terarah dan terukur.
"Hanura tidak sedang menyiapkan pesta di 2029, kami sedang menyiapkan petarung-petarung untuk ikut Pemilu 2029," kata Rio, Rabu (12/8).
BACA JUGA: Task Force Hanura Targetkan Konsolidasi Organisasi Rampung September 2026
Rio menjelaskan bahwa kekuatan utama partai menghadapi Pemilu 2029 bukan hanya figur, tetapi struktur organisasi yang solid dari tingkat provinsi hingga desa. Oleh karena itu, DPP Partai Hanura menargetkan seluruh struktur kepengurusan dapat tersusun dan terkoneksi secara nasional.
Menurut Rio, struktur itu nantinya menjadi mesin politik yang mampu menggerakkan kader, sekaligus menjadi modal menghadapi kontestasi politik. Dia optimistis jika struktur partai dapat dibangun secara maksimal, maka Hanura mampu kembali menembus parlemen.
BACA JUGA: Rio Capella Pimpin Satgas Hanura, Mulai Bergerak Keliling Indonesia untuk Perkuat Struktur Partai
"Sejarah tidak dicatat oleh orang-orang yang berdiam dan ragu. Sejarah dicatat oleh orang-orang yang progresif dan yakin dengan perjuangannya," ungkapnya.
Lebih lanjut Rio mengingatkan kader yang masih meragukan masa depan Hanura diminta tidak menghambat gerak partai. Menurut dia, energi kader harus difokuskan membangun optimisme dan memenangkan pertarungan politik 2029.
Untuk menentukan strategi, DPP Hanura tidak hanya mengandalkan perkiraan. Setelah struktur partai dinyatakan siap, DPP akan melakukan survei tingkat nasional hingga dapil. Hal itu dilakukan untuk mengetahui tingkat awareness, positioning, elektabilitas partai, serta peluang masing-masing calon.
Dari hasil pemetaan tersebut, Rio melanjutkan, setiap dapil akan diberikan strategi berbeda sesuai tingkat peluangnya. Kinerja dan elektabilitas calon legislatif bahkan akan dievaluasi secara berkala untuk menentukan langkah selanjutnya. "Kalau survei menunjukkan peluangnya belum cukup, kami akan evaluasi. Ada reward, ada punishment. Semua berdasarkan hasil kerja dan data," kata Rio.
Khusus Sumsel, Rio mengakui bahwa Partai Hanura memilih sejarah kuat di daerah ini. Hanura pernah mengantongi dua kursi DPR RI dari Sumsel, sebelum kemudian mengalami penurunan. Oleh karena itu, DPP menargetkan kejayaan Hanura di Sumsel dapat kembali diraih pada Pemilu 2029 mendatang.
"Kami akan menargetkan Hanura kembali ke kejayaan masa lalu. Mudah-mudahan itu bisa tercapai dengan struktur kepengurusan hari ini," ungkapnya.
Rio berharap dari dua dapil untuk DPR RI di Sumsel, Hanura setidaknya mampu merebut satu kursi. Untuk mencapai target tersebut, seluruh kader diminta membangun optimisme dan tidak menyebarkan keraguan di tengah internal partai. "Pelaut ulung tidak berenang di air yang tenang. Hidup yang tidak dipertarungkan tidak akan pernah dimenangkan," katanya.
Ketua DPD Hanura Sumsel Ahmad Al Azhar mengungkapkan pihaknya siap mengikuti target yang telah ditetapkan DPP. Konsolidasi dan penguatan infrastruktur partai hingga tingkat desa menjadi prioritas utama. "Kami dari Sumatera Selatan tentu dengan semangat DPP yang sekarang akan mengimbangi apa yang menjadi target-target DPP. Kami telah bekerja secara maksimal dan kesiapan kami lebih baik dari sebelumnya," ungkap Ahmad.
Menurut Ahmad, Hanura Sumsel juga mulai membidik pemilih muda dan pemula sebagai bagian dari strategi menghadapi Pemilu 2029.Evaluasi kekurangan pada pemilu sebelumnya menjadi modal untuk memperbaiki strategi. Dia pun optimistis penguatan struktur hingga tingkat bawah akan membuat Hanura lebih siap menghadapi pertarungan politik mendatang. (mcr35/jpnn)
Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Cuci Hati




