Safari Dakwah PCI Muhammadiyah Bahas Harmoni Iman Muslim Indonesia di Jepang

republika.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula mengatakan menjaga harmoni di tanah rantau mengharuskan WNI dapat beradaptasi dengan budaya lokal, menghormati hukum setempat, dan aktif membangun komunikasi yang baik dengan sesama perantau maupun warga sekitar.

"Dalam kehidupan diaspora Muslim di Jepang, kebutuhan akan ibadah serta mengedepankan akhlak yang baik harus mampu berjalan seiringan dalam kehidupan di tengah warga Jepang,” ujar Al Aula saat pembukaan Tabligh Akbar Safari Dakwah yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Muhammadiyah Jepang dan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Tokyo di Balai Indonesia, Ahad (9/8/2026).

Baca Juga
  • MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha
  • Kisah Ulama Aceh yang Paling Ditakuti Kolonial Belanda, Gugur Diracun Pengkhianat Bangsa
  • MC Booth Newport Bersuara Soal Sayembara Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Ungkap Sosok Berbaju Putih

Kegiatan ini menghadirkan penceramah, Asisten Divisi Fatwa Majelis Tarjih & Tajdid PP Muhammadiyah Ustadz Nur Fajri Romadhon. Menurutnya, menetap di negeri minoritas Muslim tentu ada banyak hal yang harus mampu disesuaikan agar dapat hidup berdampingan bersama dalam kehidupan sehari-hari bersama warga Jepang.

Menjaga ketertiban, mengikuti aturan dan menjaga kebersihan di mana pun berada adalah keseharian warga Jepang yang semestinya juga bukanlah hal asing bagi umat Muslim sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Warga Jepang di sekitar kita tentu akan melihat apa yang kita lakukan dan kenakan. Jika kita mengenakan busana yang menunjukkan identitas keislaman tentu harus kita jaga dengan bersikap sesuai ajaran Islam," katanya.

Menurutnya, proses komunikasi baik langsung maupun tidak langsung harus mampu dibangun dengan menjaga citra keislaman Indonesia yang positif dan dapat diterima dengan baik di tengah warga Jepang, termasuk dalam hal beribadah.

"Sholat lima waktu adalah wajib dilakukan di mana pun kita berada, namun tetap menyesuaikan dengan keadaan dan situasi dan kondisi di mana kita berada. KBRI Tokyo senantiasa memberikan dukungan terhadap segenap aktivitas dari komunitas WNI di Jepang," ujar Al Aula.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emisi Nitrogen Oksida RI Naik 50 Persen, 29 Titik Panas Polusi Terdeteksi
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dinkes Padang gelar CKG bagi pengunjung KRI Teluk Kendari
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Fakta Penyakit Tiga Huruf yang Diributkan Sarwendah Vs Ruben Onsu Akan Terungkap!
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Kasus Pembunuhan di Tangerang: Pelaku Mabuk, Lilit Leher Korban Pakai Sabuk
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pemkab Kuningan kerahkan tim gabungan tangani kebakaran TPSA Ciniru
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.