JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah hingga kini masih menggulirkan BBM bersubsidi untuk masyarakat. Namun, disinyalir, penyaluran BBM bersubsidi masih belum tepat sasaran.
Untuk itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Kedatangan Bahlil ini untuk membahas rencana pembatasan BBM subsidi.
Keduanya mengaku, pembatasan BBM subsidi dilakukan agar penerima tepat sasaran. Kedua menteri itu tengah membahas skema pembatasannya agar bantuan subsidi pemerintah menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Senada dengan Bahlil, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membocorkan kemungkinan pembatasan BBM bersubsidi untuk desil 9 dan 10 dalam beberapa bulan ke depan.
Purbaya pun memastikan, indikator pembatasan BBM subsidi berbasis tingkat perekonomian seseorang.
Seperti diketahui, anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk BBM bersubsidi tahun 2026 mencapai 318 triliun. Menteri ESDM juga menegaskan, sesuai arahan Presiden, pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi.
Baca Juga: Pemkab Bandung Pecat ASN yang 'Bully' Pasien BPJS Yurizal, Ini Kata Dadang Supriatna | JMP
#bbm #bbmsubsidi #menkeupurbaya #bahlil
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- bbm
- bbm subsidi
- bbm dibatasi
- menkeu purbaya
- bahlil
- pertamax





