Gandeng Kemendag, Shopee Luncurkan Program Akselerasi Produk Lokal

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Shopee Indonesia meluncurkan Program Akselerasi Produk Lokal untuk mendukung pengembangan dan perluasan pasar pelaku usaha dalam negeri. Program tersebut diluncurkan bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (13/8).

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan program ini menjadi bentuk komitmen Shopee dalam membantu pelaku usaha lokal menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pemasaran digital, efisiensi operasional, hingga perluasan pasar.

“Tidak berhenti sampai di situ kita harus meluncurkan program akselerasi produk lokal sebagai kebutuhan. Kita melihat program ini adalah mungkin sebagai momentum yang tepat supaya ada komitmen dan konsistensi kami sebagai platform,” kata Balques.

Program tersebut mencakup enam bentuk dukungan, yakni voucher akselerasi usaha lokal, Kampus Shopee, Program Ekspor Shopee dan Shopee Flexi, inovasi fitur, layanan Dikelola Shopee, serta perlindungan merek melalui Brand IP Portal.

Untuk voucher, Shopee memberikan Rp 500 ribu per toko per bulan bagi seller yang menjual 100 persen produk lokal. Voucher tersebut diberikan setiap tanggal 17 setiap bulannya dengan potongan maksimal Rp 5 ribu per transaksi.

Balques menyebut program voucher itu telah membagikan sekitar 130 ribu voucher setiap bulan. Bahkan, voucher tersebut disebut habis dalam waktu sekitar tujuh jam.

Selain itu, Shopee menyediakan akses pelatihan gratis melalui Kampus Shopee. Pelatihan tersebut mencakup pemasaran, affiliate marketing, Shopee Live, hingga optimasi iklan.

Untuk membantu pelaku usaha menembus pasar global, Shopee juga menyediakan Program Ekspor Shopee dan Shopee Flexi. Khusus Shopee Flexi, Shopee memberikan gratis biaya layanan selama tiga bulan serta biaya administrasi yang lebih rendah.

Balques juga menyebut Shopee memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) melalui Brand IP Portal. Laporan pelanggaran merek yang terbukti melanggar akan ditindaklanjuti dengan penurunan produk dan sanksi terhadap pelanggar dalam waktu tiga hari kerja.

“Jadi memang ini dirancang Pak (Menteri Perdagangan Budi Santoso) untuk melindungi HAKI produk lokal,” ujarnya.

Sementara, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi langkah Shopee yang merespons kebijakan pemerintah melalui Permendag Nomor 19 Tahun 2026 dengan meluncurkan program tersebut.

“Saya mengapresiasi kepada Shopee, terima kasih Shopee karena kita ada kebijakan yang baru yang dituangkan dalam Permendag 19. Ternyata Shopee merespons dengan cepat ya, jadi hari ini ada peluncuran program akselerasi produk lokal,” kata Budi.

Budi berharap fasilitas yang diberikan Shopee dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperluas pasar. Menurutnya, penguatan produk lokal juga dapat mendorong penggunaan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

“Jadi tolong dimanfaatkan dengan baik, termasuk kita memang menekankan bagaimana produk-produk lokal itu diutamakan ya di dalam ekosistem e-commerce ini, di dalam platform ini, sehingga lebih cepat dikenal ya oleh konsumen,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air di Seluruh Indonesia
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi Bongkar 99 Kasus Narkoba di Bekasi, 35.117 Obat Keras Disita
• 12 jam laluokezone.com
thumb
KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 35 Penumpang Berhasil Dievakuasi | SAPA MALAM
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Dedi Mulyadi Usul Keluarga Bergaji Rp10 Juta/bulan Dapat KIP
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wamendagri Pastikan Penanggulangan TBC Masuk Perencanaan dan Anggaran Daerah
• 47 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.