SRI Perketat Pengawasan Wisatawan di Pantai Bantul saat Gelombang Tinggi Mengancam

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Daerah Istimewa Yogyakarta memperketat pengawasan terhadap wisatawan di sejumlah kawasan pantai di Kabupaten Bantul sebagai langkah antisipasi gelombang laut tinggi yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Pengawasan dilakukan dengan mengoptimalkan pembagian dan penempatan personel di berbagai titik rawan, terutama kawasan yang memiliki risiko tinggi bagi wisatawan yang bermain air.

SRI Kerahkan 60 Personel di Kawasan Parangtritis

Koordinator SRI Wilayah III Parangtritis, Sektiaji Bagus, mengatakan pengawasan terhadap pengunjung Pantai Parangtritis ditingkatkan karena kondisi gelombang tinggi diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

"Kemungkinan ini terjadi beberapa hari ke depan, jadi untuk antisipasi kita optimalkan personel penjagaan," kata Sektiaji.

SRI Wilayah III Parangtritis menyiapkan 60 personel untuk melakukan pengawasan di wilayah tugas yang mencakup Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, Cemoro Sewu, dan Pantai Depok.

Seluruh personel tersebut dikerahkan saat memasuki periode liburan, sedangkan pada hari biasa ketika jumlah wisatawan relatif lebih sedikit terdapat sekitar 23 personel yang disiagakan.

"Kalau liburan itu 60 personel semua turun, kalau sepi hari biasa ada sekitar 23 personel yang siaga," ungkap Sektiaji.

Penambahan personel diperlukan karena jumlah wisatawan pada hari libur diperkirakan dapat mencapai sekitar 10.000 orang per hari sehingga pengawasan harus dilakukan lebih intensif.

Salah satu tantangan yang dihadapi petugas adalah masih banyak wisatawan yang nekat bermain air dan bergerak semakin jauh dari bibir pantai meskipun peringatan telah berulang kali diberikan.

"Mayoritas pengunjung tetap nekat bermain air, padahal kami selalu mengimbau," kata Sektiaji.

Petugas Awasi 12 Titik Arus Balik

Dalam menghadapi gelombang laut tinggi, personel SRI ditempatkan secara khusus di area-area yang dinilai berbahaya.

Sebanyak 12 titik arus balik atau rip current telah ditemukan di sepanjang kawasan Pantai Parangtritis hingga Pantai Depok.

Dari jumlah tersebut, sekitar empat hingga lima titik berada di kawasan Pantai Parangtritis.

"Sekitar empat hingga lima titik berada di Pantai Parangtritis," ujar Sektiaji.

Pada hari biasa, setiap titik rawan dijaga sekitar dua hingga tiga personel, sedangkan dalam kondisi tertentu maupun pada akhir pekan jumlah petugas ditingkatkan menjadi sekitar lima hingga enam orang untuk setiap titik.

Selain menambah personel, SRI memperbanyak penyampaian peringatan dan imbauan keselamatan melalui pengeras suara di kawasan Pantai Parangtritis.

Wisatawan secara rutin diperingatkan agar tidak bermain air terlalu jauh ke tengah laut dengan imbauan yang dapat disampaikan hingga satu jam sekali atau menyesuaikan situasi dan tingkat keramaian pengunjung.

"Imbauan untuk tidak bermain air terlalu ke tengah disampaikan melalui pengeras suara dengan intensitas hingga satu jam sekali atau situasional mengikuti keramaian pengunjung," kata Sektiaji.

SRI juga berencana menambah pemasangan rambu-rambu peringatan bahaya di sejumlah lokasi dan titik rawan agar wisatawan lebih mudah mengetahui kawasan berbahaya serta meningkatkan kewaspadaan.

Wisatawan Diminta Menjauh dari Bibir Pantai

Koordinator SRI Wilayah IV Bantul, Sigit Prasetya, meminta wisatawan menjaga jarak aman dari bibir pantai selama kondisi gelombang tinggi masih berlangsung.

Wisatawan juga diimbau tidak bermain air maupun mandi di laut karena gelombang tinggi meningkatkan risiko kecelakaan.

Untuk memperkuat pengamanan, SRI Wilayah IV memperbanyak pemasangan bendera larangan di sekitar titik-titik berbahaya serta melakukan patroli secara rutin di kawasan wisata setiap beberapa jam.

"Kami memperbanyak pemasangan bendera larangan di sekitar titik bahaya serta rutin melakukan patroli di lokasi wisata setiap beberapa jam," kata Sigit.

SRI Wilayah IV Bantul memiliki 30 personel dengan wilayah pengawasan yang membentang dari Pantai Samas hingga Pantai Pandansimo.

Dalam kondisi normal, setiap titik atau pos pengawasan di wilayah tersebut dijaga oleh dua personel.

Jumlah petugas ditambah menjadi tiga hingga empat orang pada setiap titik apabila terjadi kondisi khusus atau lokasi diperkirakan mengalami peningkatan jumlah pengunjung.

"Kalau kondisi khusus ada penambahan personel menjadi tiga hingga empat orang per titik, khususnya di lokasi yang berpotensi padat pengunjung," ungkap Sigit.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bea Cukai Banjarmasin Bersama TNI-Polri Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal
• 6 menit lalupantau.com
thumb
Kala Gerhana Matahari Selimuti Eropa Pertama Sejak 2 dekade, Inggris Prediksi Ada Lagi 2081
• 15 jam laludisway.id
thumb
Foto: Kebakaran Hutan Kepung Kalimantan, Asap Tebal Selimuti Permukiman Warga
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Haedar Nashir: Pers Harus Tetap Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Disrupsi Medsos
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo ke TNI-Polri: Tidak Ada Cita-cita Lain Kecuali Berbakti ke Rakyat
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.