Pantau - Bait-bait karya penyair Taufiq Ismail dilantunkan dalam Semaan Puisi Edisi ke-136 di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (13/8/2026), untuk menghidupkan apresiasi sastra di tengah masyarakat lintas generasi.
Acara tersebut mengusung tema “Taufiq Ismail: Perjuangan, Karya, dan Penghargaan” dengan konsep semaan yang menempatkan peserta untuk menyimak karya secara saksama dan khidmat.
Kegiatan yang berlangsung di ruang penyimpanan berbagai arsip sejarah sastra itu dihadiri sejumlah tokoh sastra nasional, budayawan, akademisi, dan generasi muda.
PDS HB Jassin Jadi Ruang Mengapresiasi Karya Taufiq IsmailSalah satu pendiri Komoenitas Makara, Ayie Suminar, mengatakan PDS HB Jassin menjadi tempat yang tepat untuk mengapresiasi perjalanan dan karya Taufiq Ismail.
"PDS HB Jassin adalah tempat terbaik untuk merayakan kedalaman kata-kata Taufiq Ismail. Di sini, sejarah sastra tidak mati, melainkan berdenyut dan menghidupkan jiwa-jiwa kita kembali," ujar Ayie Suminar dalam keterangan pers yang diterima Jumat (14/8/2026).
Taufiq Ismail dikenal sebagai tokoh Angkatan '66 dengan karya-karya yang banyak mengangkat persoalan sosial sekaligus nilai spiritual.
Pembacaan karya Taufiq dalam kegiatan tersebut mengajak peserta kembali menyimak berbagai tema mengenai sejarah, kemanusiaan, kehidupan sosial, dan spiritualitas.
Semaan Puisi Perkuat Ruang Pertemuan Lintas GenerasiSemaan Puisi Edisi ke-136 mempertemukan penikmat sastra dari berbagai generasi melalui pembacaan dan penyimakan karya-karya Taufiq Ismail.
Penyelenggaraan kegiatan di PDS HB Jassin juga menempatkan arsip dan dokumentasi sastra sebagai bagian dari ruang apresiasi karya bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari aktivitas kebudayaan yang berlangsung di TIM sebagai salah satu pusat kegiatan seni dan sastra di Jakarta.




