Produk domestik bruto (PDB) Malaysia tumbuh 6,0 persen year-on-year pada kuartal II-2026, lebih tinggi dari estimasi awal.
IDXChannel - Produk domestik bruto (PDB) Malaysia tumbuh 6,0 persen year-on-year pada kuartal II-2026, lebih tinggi dari estimasi awal.
Dilansir dari CNA pada Jumat (14/8/2026), pertumbuhan ekspor yang lebih kuat dan pengeluaran rumah tangga yang stabil mengimbangi dampak dari konflik di Timur Tengah.
Angka tersebut lebih tinggi dari estimasi awal yang dirilis pemerintah sebesar 5,8 persen, serta melampaui perkiraan median dalam jajak pendapat terhadap sejumlah ekonom yang dilakukan Reuters.
Sebelumya, PDB Malaysia mencatat pertumbuhan sebesar 5,4 persen pada kuartal I-2026.
Pertumbuhan kuartal kedua didorong oleh kinerja yang lebih baik di semua sektor kecuali pertanian, menurut data yang dirilis oleh Departemen Statistik dan Bank Negara Malaysia.
Gubernur Bank Negara Malaysia (BNM) Abdul Rasheed Ghaffour mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi negara itu tahun ini kemungkinan akan berada di sekitar lima persen. Ekonomi Malaysia tumbuh 5,2 persen tahun lalu.
"Permintaan komersial diperkirakan akan tetap tangguh, dan ini didorong oleh pengeluaran rumah tangga dan aktivitas investasi," kata Ghaffour dalam konferensi pers.
Bulan lalu, bank sentral mempertahankan suku bunga acuan untuk yang keenam kalinya secara berturut-turut. Inflasi tetap rendah meski ada gejolak harga minuak dan gas akibat perang di Timur Tengah. (Wahyu Dwi Anggoro)





