JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar optimisme yang dibangun pemerintah, berjalan beriringan dengan realisasi kebijakan di lapangan.
Hal itu disampaikan Paloh saat dimintai tanggapannya mengenai pidato kenegaraan yang disampaikan Prabowo dalam Sidang Bersama MPR-DPR-DPD 2026, Jumat (14/8/2026).
"Presiden membangun optimisme kepada semua kita sebagai warga negara bangsa ini. Mudah-mudahan optimisme Presiden itu berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama," ujar Paloh selepas sidang di Gedung DPR RI, Jakarta,
Baca juga: Momen Jokowi Beri Jempol ke Prabowo Usai Pidato Kenegaraan di DPR
Menurut Paloh, optimisme penting untuk membangun keyakinan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.
Oleh karena itu, dia mengingatkan pemerintah agar optimisme tersebut tidak berhenti sebagai narasi, dan harus dibuktikan kepada masyarakat.
"Lebih bagus optimis daripada pesimis atau skeptis. Tapi intinya kan, bagaimana optimisme ini bisa terealisasikan sedemikian rupa di lapangan?" kata Paloh.
Paloh menilai realisasi program pemerintah menjadi bagian penting untuk menjaga keyakinan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo.
Baca juga: Rupiah Menguat Tipis ke Rp 17.841 di Tengah Pidato Prabowo
Dia mengatakan, pemerintah perlu memastikan berbagai optimisme yang disampaikan Presiden benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
"Jangan jadi hal yang barangkali memerlukan koreksi-koreksi lagi. Artinya, realisasinya tidak sedemikian rupa," ucap Paloh.
Prabowo akui masih ada janji belum tuntasDiberitakan sebelumnya, Prabowo mengakui belum semua janji politiknya tertunaikan setelah 21 bulan memimpin pemerintahan.
"Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan," ujar Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Dia mengatakan pemerintah masih menghadapi berbagai persoalan yang harus diselesaikan.
"Hari ini, 21 bulan sejak sumpah itu saya ucapkan, saya kembali ke hadapan majelis ini. Saya kembali untuk menyampaikan apa yang telah kita kerjakan, apa yang mulai kita lihat hasil-hasilnya, dan apa yang masih harus kita selesaikan," tutur Prabowo.
Meski mengakui masih ada persoalan yang belum selesai, Prabowo mengeklaim pemerintah telah mulai menyelesaikan sejumlah masalah yang selama ini dianggap rumit.
Dia menyebut capaian tersebut terjadi melalui keberanian mengambil keputusan, kerja keras, dan gotong royong seluruh unsur bangsa.
Baca juga: Pidato Prabowo, Target Ekonomi, dan Bangsa Holopis Kuntul Baris





