Buka Sidang DPR, Puan Tegaskan Penyusunan UU Berpihak Pada Rakyat

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR RI, Puan Maharani, membuka Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang menandai dimulainya tahun ketiga masa bakti DPR RI periode 2024–2029. Dalam kesempatan tersebut, Puan menegaskan setiap penyusunan legislasi atau undang-undang yang dilakukan DPR bersama Pemerintah terus mengutamakan keberpihakan kepada rakyat.

Hal itu disampaikan Puan dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Presiden Prabowo Subianto turut hadir untuk menyampaikan pengantar Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta nota keuangan dan dokumen pendukung lainnya kepada DPR.

Advertisement

BACA JUGA: Di Sidang Tahunan, Puan Ungkap Progres RUU Perampasan Aset

"Pembukaan masa persidangan ini menandai dimulainya tahun ketiga dari masa bakti DPR RI Periode 2024–2029," kata Puan Maharani mengawali pidatonya, Jumat (14/8/2026).

Memasuki tahun ketiga masa bakti DPR periode 2024-2029, Puan menyebut harapan rakyat akan semakin besar untuk dapat menikmati hasil pembangunan dan berbagai kebijakan yang semakin nyata dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari.

"Oleh karena itu, masa sidang ini akan menjadi kesempatan penting bagi DPR RI untuk terus memperkuat kinerja, menyerap aspirasi rakyat, dan menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat," ujarnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
NASA Ungkap Fakta Gravitasi Bumi yang Menghilang
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Swipe Atau Tap? MUA Profesional Ungkap Cara Pakai Cushion yang Tepat
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Bidik 30 Ribu Kopdes Beroperasi Optimal di Akhir 2026
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puluhan Pohon Jati RPH Sukun Raib Misterius, 3 Petugas Diperiksa
• 21 jam laluberitajatim.com
thumb
Meriah, Munafri - Melinda Duet di Poseni HUT RI ke-81
• 5 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.