Presiden Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat

disway.id
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dengan memperluas pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Senayan, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026. 

Menurut Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga sejumlah sarana dan prasarana yang layak secara gratis. 

“Kita juga membangun sekolah rakyat. Sekolah berasrama untuk anak-anak dari keluarga yang paling tidak berdaya dengan ruang kelas, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman,” kata Presiden Prabowo.

BACA JUGA:BSI Sampaikan Terima Kasih atas Apresiasi Presiden Prabowo terhadap Kinerja Bullion

Presiden Prabowo mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 93 Sekolah Rakyat permanen dan 182 Sekolah Rakyat rintisan telah dibangun.

Ke depan, pemerintah menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki Sekolah Rakyat.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Hingga 12 Agustus 2026, Kementerian PU telah membangun 93 Sekolah Rakyat Tahap II atau Sekolah Rakyat Permanen. 

Dari jumlah tersebut, 30 diantaranya telah selesai dengan progres 100 persen.

BACA JUGA:Prabowo Targetkan Perampingan BUMN Bisa Hemat Rp70 Triliun hingga Desember 2026

Sementara sisanya dalam tahap penyelesaian akhir dan sebagian besar telah difungsionalkan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Pembangunan sekolah terintegrasi ini turut menyerap 50.560 tenaga kerja.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memuliakan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa Indonesia

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bandar Narkoba! Bos Gendut Ditangkap BNN Saat Sedot Lemak, Buronan Kasus 98 Kg Sabu
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Berita Populer: GWM Ora 05 PHEV; Investasi Perakitan Lokal Van Listrik Farizon
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Penutupan Festival Bazar Kemendagri 2026, Tak Hanya Dorong UMKM tapi Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Akhir Agustus Ditargetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Selesai Dibangun, Operasional Tunggu Perpres
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
DHL dan Eggi Sudjana Siap Ajukan Amicus Curiae ke PN Jakarta Selatan, Dorong Praperadilan Roy Suryo Ditolak Tegas
• 58 menit lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.