Gempa M 7,7 di Nagekeo, Sejumlah Bangunan di Kota Bima Ikut Rusak

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Sejumlah bangunan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang berpusat di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bima A Faruk mengakui gempa bumi berkekuatan M 7,7 tersebut dirasakan di wilayah Kota Bima sehingga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga setempat.

Baca Juga
  • BNPB: Dua Orang Meninggal Akibat Gempa Nagekeo NTT
  • Konflik di Tanah Papua tak Mereda, Tiga Warga Ditembak di Maybrat
  • Para Nabi pun Selalu Doakan Anak-Anaknya, Jangan Lelah Berdoa untuk Buah Hati

"Berdasarkan hasil pendataan awal, terdapat satu unit rumah mengalami rusak sedang di wilayah Rabangodu Selatan RT 03 RW 01 akibat guncangan gempa bumi," ujar dia melalui keterangan.

Selain itu, kerusakan juga terjadi pada Gudang Bulog, terutama pada bagian dinding yang menyebabkan sejumlah karung beras di dalam gudang berjatuhan. Kemudian, kerusakan juga terjadi pada plafon Masjid Hotel Mutmainnah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Hingga saat ini laporan masih disusun, pendataan, dan pemantauan terhadap dampak gempa masih dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat serta mengidentifikasi kemungkinan adanya kerusakan atau dampak lainnya," kata Faruk.

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Mulai Memburu Talenta AI
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Jelang Muktamar NU, Ali Masykur Musa: Amanatul Wathaniyah Harus Diteguhkan
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah Alokasikan Rp195,3 Triliun untuk Program Ketahanan Pangan
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pendidikan lanjutan bantu ABK kembangkan keterampilan dan kemandirian
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Keterangan Saksi Mahkota di Kasus PT Inalum runtuhkan dakwaan JPU
• 15 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.