Penyebab Gempa M7,7 NTT, BMKG: Aktivitas Sesar Back Arc Flores

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Penyebab Gempa M7,7 NTT, BMKG: Aktivitas Sesar Back Arc FloresNasional | sindonews | Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:37Dengarkan Berita

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa berkekuatan M7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan akibat aktivitas sesar naik busur belakang atau Back Arc Flores.

"Jadi gempa ini adalah aktivitas akibat sesar naik busur belakang atau kita sebut back-arc thrust Flores," ujar Direktur Informasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto saat jumpa pers secara daring, Sabtu (15/8/2026).

Baca juga: Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal di Sikka

Potensi kekuatan gempa dari aktivitas sesar itu mencapai M7,8. Dia berharap kekuatan aktivitas sesar itu telah mencapai puncaknya yakni hanya M7,7.

Menurut dia, gempa susulan masih bisa terjadi dengan intensitas kekuatan rendah. "Nanti peluruhannya akan semakin meluruh, semakin kecil," ucapnya.BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa dengan magnitudo (M)7,7 di Mbay Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Potensi tsunami bisa terjadi di NTT, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga:Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat," ujar BMKG dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).BMKG mengatakan tingkat siaga tsunami terjadi di sejumlah wilayah NTT dan Sulsel. Ancaman gelombang setinggi 0,5 meter hingga 3 meter.

"Dengan tingkat status ancaman siaga 0,5 hingga 3 meter terjadi di wilayah NTT, dengan perkiraan waktu tiba di Manggarai bagian utara pukul 05.02 WIB. Ngada bagian utara pukul 05.02 WIB, di Ende pukul 05.05 WIB, di Flores pukul 05.15 WIB, Provinsi Sulawesi Selatan dengan perkiraan waktu tiba di Jeneponto pukul 05.13 WIB," ujarnya.

Kemudian, ancaman status waspada tsunami di sebagian wilayah NTT, NTB, dan Sulsel. Ketinggian gelombang diperkirakan kurang dari 0,5 meter.

"Kemudian status waspada atau kurang dari 0,5 meter terjadi di wilayah NTT dengan perkiraan waktu tiba Flores Timur pukul 05.15 WIB," ungkapnya.

"Di NTB dengan perkiraan waktu tiba di Bima pukul 05.12 WIB. Di Dompu pukul 05.19 WIB. Provinsi Sulsel dengan perkiraan waktu tiba di Wajo pukul 06.01 WIB," ujarnya.

#daerah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Disdikbud Jeneponto Turun ke SDN 14 Tamalatea, Pastikan Kronologi Dugaan Pemukulan Siswa yang Berujung Pengeroyokan Guru
• 22 jam laluterkini.id
thumb
DPR-Pemerintah Rapat Finalisasi Perpres Ojol pada 18 Agustus
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
RAPBN 2027 Dirancang Ekspansif, Purbaya: Dukung Daya Beli Masyarakat
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Bupati Selayar Pastikan Wilayah Aman dan Nihil Korban Jiwa Pascagempa M 7,7 NTT
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gebrakan Presiden Prabowo! RUU Kewarganegaraan Ganda Terbatas Resmi Diajukan ke DPR
• 20 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.