Pemerintah mengirimkan 27 ton logistik ke wilayah terdampak gempa dengan magnitude (M) 7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut masif dikirimkan sejak Sabtu kemarin.
"Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu. Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga," ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/8/2026).
Seskab Teddy mengatakan Presiden Prabowo Subianto terus mendorong kerja sama lintas sektor untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan cepat dan tepat sasaran. Presiden, ujar dia, juga telah memerintahkan jajaran untuk melihat secara langsung kondisi di lokasi bencana.
"Presiden Prabowo juga telah memerintahkan Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, Kepala BNPB, dan Kepala Basarnas serta Wamen Kesehatan dan Wamen Sosial beserta unsur PLN, Pertamina, dan Telkom untuk langsung terbang ke NTT pada hari kejadian untuk sesegera mungkin memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran," kata Teddy.
Seskab juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan pascagempa dengan mengerahkan personel TNI dan Polri. Dengan demikian, diharapkan proses pemulihan dan evakuasi di wilayah terdampak bisa berjalan dengan baik.
"Selain itu, langsung di hari kejadian, TNI Polri telah mengerahkan lebih dari 3.500 prajurit TNI Polri ke berbagai daerah di Flores pada hari Sabtu, disebar ke Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya di NTT," imbuhnya.
(dwr/knv)





