Gempa NTT, Menkes Sebut 6 Puskesmas dan 2 Rumah Sakit Rusak Berat

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026). Menkes mencatat enam puskesmas dan dua rumah sakit mengalami rusak berat akibat gempa bumi di NTT. (Sumber: KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026), turut berdampak terhadap fasilitas kesehatan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mencatat terdapat enam puskesmas mengalami rusak berat akibat bencana alam tersebut.

"Catatan saya, sekilas kemarin malam, yang sudah teridentifikasi ada enam Puskesmas rusak berat, puluhan rusak sedang, yang rusak ringannya juga ratusan," kata Menkes, ditemui di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta Selatan, Minggu (16/8/2026).

Baca Juga: Update Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 51 Orang, 64 Luka-Luka

Selain itu, dua rumah sakit juga dilaporkan mengalami rusak berat, dengan kerusakan paling parah terjadi di RSUD Nagekeo.

"Rumah sakitnya yang saya tahu, ada dua yang rusak parah, yang paling parah di RSUD Nagekeo. Ada beberapa yang rusak sedang, dan ada juga yang rusak ringan," ujarnya seperti dilaporkan jurnalis KompasTV, Bongga Wangga.

Di sisi lain, Menkes menyebut, terkait ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) di NTT terdata secara jumlah sebenarnya mencukupi. Namun, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya nakes setempat yang ikut menjadi korban, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat mengirimkan bantuan tim medis ke lokasi bencana. 

"Tenaga kesehatan yang ada terdata cukup, cuma kita takutnya ada tenaga kesehatan di Provinsi NTT yang terkena dampak, sehingga kita juga sudah mengirim beberapa tim emergency medical team, " ucapnya.

"Tugasnya adalah mengidentifikasi kebutuhannya di mana agar nanti, malam ini kita bisa lepas ke relawan-relawan yang mau pergi, supaya jangan salah, perginya ke kabupaten/kota mana, lokasinya mana, butuhnnya apa," kata Budi.

Sebelumnya, gempa magnitudo 7,7 terjadi wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi.

Berdasarkan data Basarnas, hingga Minggu pagi korban meninggal dunia akibat bencana tersebut mencapai 51 orang.

"Kami laporkan untuk update per pukul 09.00 pagi hari ini, bahwa total korban meninggal dunia ada 51," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syafii dalam rakor penanganan bencana gempa NTT.

Selain korban meninggal, gempa bumi di NTT juga mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka.

"Untuk yang luka-luka, dan luka berat yang mendapatkan perawatan total 64 warga," ujarnya.

Baca Juga: Telkom Percepat Pemulihan Layanan Telekomunikasi Pasca-Gempa M 7,7 di NTT

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • gempa ntt
  • dampak gempa ntt
  • menkes
  • puskesmas rusak berat
  • rumah sakit rusak berat
  • gempa bumi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap-Siap! Pendaftaran Taruna Baru Poltekimipas 2026 Segera Buka
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Lowongan Kerja Bea Cukai Cirebon untuk SMA/SMK, Buka Penerimaan PPNPN Tenaga Kebersihan
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Masalah PPPK & P3K Paruh Waktu Sudah Dibahas di Rakor 4 Menteri, Semoga Terealisasi
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Presiden Prabowo Kirimkan 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa Bumi M7,7 NTT
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Saling Sahut Yel-Yel, Peserta Gerak Jalan di Baubau Berkelahi | BORGOL
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.