Swiss Dilanda Kekerigan Akut, Warga Dilarang Cuci Mobil

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kekeringan dan panas ekstrem yang melanda Swiss, membuat sejumlah pemerintah daerah menetapkan langkah penghematan air, sehingga masyarakat dilarang mencuci mobil, menyiram taman, serta mengambil air dari sungai untuk petani.

Menurut laporan harian Blick, Jumat, otoritas Kanton Aargau, yang berbatasan dengan Jerman, melarang warga menyiram taman, mengisi kolam renang, dan mencuci kendaraan.

Pemerintah setempat juga melarang petani mengambil air dari sungai, sehingga menimbulkan masalah serius bagi petani yang mengeluhkan terjadinya situasi kritis. Langkah serupa juga ditetapkan pemerintah Kanton Basel.

Sementara itu, tingkat air di Danau Zurich menurun secara signifikan. Kekeringan panjang juga berdampak pada tingkat air di Danau Constance serta Sungai Rhein Hilir.

Sejumlah perusahaan pelayaran terpaksa membatalkan layanan di sejumlah rute, kata laporan Blick.

Masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan di Swiss tengah, seperti di Gunung Pilatus di dekat Kota Lucerne, terpaksa mengandalkan pasokan air minum dari mobil tanker atau traktor karena mengeringnya sumber mata air setempat.

Pemerintah Kota Solothurn juga melarang petani mengambil air dari sungai "hingga waktu yang belum ditentukan," kata Blick.

Diketahui, Eropa sedang menghadapi periode terpanasnya dalam beberapa tahun terakhir, dengan Spanyol, Portugal, Prancis, Italia, dan Yunani terdampak paling parah.

Pada 16 Juli, Presiden Emmanuel Macron mengatakan Prancis menghadapi jumlah kebakaran hutan tertinggi sejak berakhirnya Perang Dunia II.(chm)
 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aceh Kaya Pejuang Gigih, Ulama Perempuan Ini Jadi Panglima Perang dan Ditakuti Belanda
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polri Pasang Wi-Fi Portable & Terbangkan Tim Trauma Healing ke Lokasi Gempa NTT
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
13.859 Personel Gabungan Bakal Amankan Gelaran HUT ke-81 RI di Jakarta
• 6 jam laludetik.com
thumb
Kalah Judol, Pria di Ogan Ilir Bakar Rumahnya, Lalu Merembet ke 5 Rumah Lain
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa NTT, Pemerintah Kirim Tambahan 25 Ton Bantuan Logistik
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.