JAKARTA, KOMPAS.com - Pertunjukan 1.500 drone akan menghiasi langit kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, dalam rangkaian acara Malam Merdeka, Senin (17/8/2026).
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, pertunjukan drone itu menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Drone show, terakhir kita akan disuguhkan dengan nilai-nilai nasionalisme yang ditampilkan melalui teknologi drone show," kata Riefky kepada wartawan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin.
Baca juga: Makna Upacara HUT RI di Ciliwung Depok: Memerdekakan Sungai dari Sampah
Pertunjukan tersebut dimulai pukul 22.00 WIB di atas kawasan Hotel Kempinski, Bundaran HI.
Sebanyak 1.500 drone akan diterbangkan dan membentuk berbagai konfigurasi visual dengan warna, tema, dan narasi dalam satu rangkaian cerita.
Namun, perayaan tahun ini digelar di tengah suasana duka akibat gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Simalungun, Sumatera Utara.
Baca juga: Hari Ke-3 Gempa NTT: 54 Korban Jiwa, Kapolda Terjunkan Tim Tembus Jalur Longsor
Karena itu, pemerintah menyesuaikan sejumlah rangkaian acara Malam Merdeka sebagai bentuk empati kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Riefky mengatakan, pesan "Pray for NTT" akan ditampilkan dalam pertunjukan drone tersebut.
Pesan serupa juga akan dimunculkan dalam video mapping di Monumen Nasional (Monas).
Baca juga: Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka
Selain itu, pemerintah memutuskan menunda pertunjukan kembang api yang sebelumnya direncanakan menjadi bagian dari perayaan.
"Kembang api, fireworks, karena itu kan terlalu bagaimana begitu ya. Itu kita tunda," ujar Riefky.
Menurut Riefky, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat yang tengah berduka akibat bencana.
Meski demikian, rangkaian Malam Merdeka tetap digelar.
Baca juga: Kado HUT ke-81 RI, Balik Nama Sertifikat 10 Hari Resmi Berlaku
“Pemerintah ingin perayaan kemerdekaan tetap menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, kepedulian, dan gotong royong,” katanya.
Selain pertunjukan drone, Malam Merdeka juga diisi dengan instalasi imersif, video mapping di Monas, serta karnaval kendaraan hias dari Monas menuju Bundaran HI.