Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah RI terus mendorong peningkatan promosi dan daya saing Indonesia dalam menarik investasi raksasa teknologi global ke dalam negeri.
Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah & Afrika Kementerian Investasi & Hilirisasi/BKPM, Cahyo Purnomo menyebutkan saat ini pemerintah mendorong pengembangan 9 sektor prioritas dan 2 diantaranya adalah digital ekonomi dan semikonduktor.
Sepanjang Semester I-2029 realisasi investasi data center sudah mencapai USD 1,9 Miliar yang mencerminkan potensi untuk menarik lebih banyak investasi sektor digital. Oleh karena itu BKPM terus memperkuat upaya promosi hingga identifikasi investor potensial dan antisipasi dampak ketidakpastian global terhadap investasi teknologi.
Meski Demikian persoalan regulasi hingga isu perpajakan menjadi tantangan RI menaik investasi sehingga upaya perbaikan aturan menjadi strategi untuk menghadapi persoalan ini. BKPM juga mendorong peran Kantor Perwakilan di Laur negeri untuk mempermudah investor untuk masuk ke Indonesia
Seperti apa strategi BKPM mengatasi berbagai persoalan untuk memperkuat daya tarik investasi teknologi RI? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah & Afrika Kementerian Investasi & Hilirisasi/BKPM, Cahyo Purnomo dalam Profit, CNBC Indonesia (Kamis, 13/08/2026))




