Gus Kikin Siap Maju Calon Ketua Umum PBNU, Usung Qanun Asasi

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah mendapat dorongan dan penugasan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

Gus Kikin mengaku akan mengusung dan memperkuat Qanun Asasi sebagai dokumen dasar NU yang disebut pernah diberlakukan pada masa awal berdirinya organisasi.

Baca Juga
  • Jejak Abbasiyah di Tapanuli: Temuan Koin Dirham dan Korespondensi Sriwijaya dengan Khalifah Muawiyah
  • Deretan Bukti Situs Bongal Dekat dengan Masa Kenabian: Koin Abbasiyah Hingga Keramik dari China
  • Hasil Pertemuan Tertutup Hamas-Jared Kushner yang Bikin Gigit Jari Israel

“Ke Makassar ini, satu, silaturahim. Kedua, saya menyampaikan ada buku Qanun Asasi,” kata Gus Kikin usai bertemu dengan ratusan kader NU dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di Makassar, Jumat malam (14/8/2026).

Gus Kikin mengatakan kunjungannya tersebut selain untuk bersilaturahim dengan para ulama dan sesepuh NU, juga untuk menyampaikan kembali keberadaan Qanun Asasi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut dia, Qanun Asasi merupakan dokumen yang pernah menjadi pedoman NU pada masa awal organisasi berdiri, tetapi kemudian tidak lagi ditemukan hingga akhirnya kembali ditemukan.

Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Qanun Asasi dapat kembali diterapkan dalam kehidupan organisasi NU. Jika dipercaya memimpin PBNU, ia menyebut misi utamanya adalah menghidupkan kembali nilai-nilai Qanun Asasi.

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PSIM Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Lomba, Ini Harapan Para Pemain
• 19 jam lalubola.com
thumb
Cegah Karhutla, Kemenhut Sidak 4 Perusahaan Kehutanan di Kalbar
• 5 jam laludisway.id
thumb
Dedi Mulyadi Targetkan 80 Ribu Warga Jawa Barat Mendapat Akses Listrik pada 2027
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Kapal Eks KRI Ki Hajar Dewantara Segera Dijual, Surat Presiden Sudah Diterima DPR
• 4 jam laludisway.id
thumb
Menperin: Industri Manufaktur Sumbang 18% PDB, Bantah RI Deindustrialisasi
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.