Demo Memanas, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong di Jalur Transjakarta

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Demo Memanas, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong di Jalur TransjakartaNasional | okezone | Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:32Dengarkan Berita

JAKARTA - Aksi unjuk rasa mahasiswa digelar di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan gedung UOB, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). Mahasiswa dan polisi sempat terlibat aksi saling dorong.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aksi dorong-dorongan terlihat terjadi di jalur Transjakarta. Bentrok itu sempat terjadi saat sejumlah bus tertahan di jalur Transjakarta lantaran jalur tersebut tertutup oleh massa.

Saat itu, mahasiswa meminta agar sejumlah bus dibiarkan melintas ke arah Bundaran Hotel Indonesia (HI). Namun, petugas kepolisian terlihat mengadang mahasiswa untuk berjalan di depan bus.

Situasi yang memanas sempat membuat mahasiswa dan aparat kepolisian saling dorong. Mahasiswa yang meminta polisi untuk membubarkan massa di jalur Transjakarta tak langsung diamini oleh aparat kepolisian.

Sebaliknya, aparat kepolisian justru meminta mahasiswa untuk tidak berdiri di depan bus-bus yang hendak melintas. Dari pengeras suara, polisi meminta mahasiswa agar pengaturan lalu lintas diserahkan kepada aparat kepolisian.

Baca Juga:Boyamin Sebut Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya

"Biar kami yang mengatur lalu lintas," teriak polisi dari pengeras suara.

Meski sempat terjadi aksi saling dorong, mahasiswa akhirnya keluar dari jalur Transjakarta. Selanjutnya, bus tersebut pun melintas sebelum mahasiswa kembali mengisi jalur Transjakarta.

Setelah aksi ini, mahasiswa terlihat kembali melanjutkan aksinya di kawasan itu. Orasi-orasi bergantian dari mahasiswa pun langsung terdengar.

Sebagai informasi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bakal menggelar aksi demonstrasi bertajuk #MerebutKemerdekaan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat hari ini.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa delapan tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah, mulai dari pemberantasan korupsi hingga evaluasi sejumlah program nasional.

Adapun delapan tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut meliputi penghentian apa yang disebut sebagai penjajahan negara terhadap rakyat sendiri, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta pelaksanaan reforma agraria sejati.

Baca Juga:Kasus Febrie, Pakar Minta Kejagung Waspada Upaya Mengaburkan Kepemilikan Uang dan Emas

Selain itu, BEM UI juga menuntut penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), evaluasi total Proyek Strategis Nasional (PSN), serta penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Citilink Kembali Layani Penerbangan dari Bandung, Buka Rute ke Medan hingga Bali
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Tak Ada Lagi Laporan Orang Hilang Pascagempa NTT
• 11 jam laludetik.com
thumb
Pramono Ungkap Rencana Pemprov DKI Bangun Masjid KH Ahmad Dahlan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kanker Endometrium Dapat Menyerang Perempuan Usia Muda, Ini Penyebabnya
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Bocoran 15 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 yang Dicoret John Herdman untuk FIFA ASEAN Cup, Ada Rizky Ridho dan Nadeo Argawinata
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.