Gaza (ANTARA) - Tim Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) turut serta dalam operasi evakuasi medis menuju perlintasan perbatasan Rafah yang membawa 71 orang, terdiri atas 32 pasien dan 39 orang pendamping.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan agar pasien mendapatkan perawatan medis di luar Jalur Gaza melalui perlintasan tersebut melalui koordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Para pasien dipersiapkan dan diberikan berbagai layanan medis serta kemanusiaan di Rumah Sakit Lapangan Al-Mawasi yang dikelola oleh PRCS.
Tim medis dan kemanusiaan memberikan layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan yang diperlukan serta memastikan kesiapan pasien sebelum dilakukan evakuasi medis guna mempersiapkan pemindahan dan perjalanan pengobatan mereka di luar Jalur Gaza.
Tim PRCS berkomitmen memberikan layanan medis dan kemanusiaan bagi pasien dan korban luka sekaligus mendukung operasi evakuasi medis sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mereka dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di Jalur Gaza.
Sumber: WAFA
Baca juga: Krisis oksigen Gaza makin parah, 22 stasiun berhenti beroperasi
Baca juga: Ribuan pasien Gaza masih menunggu evakuasi medis
Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan agar pasien mendapatkan perawatan medis di luar Jalur Gaza melalui perlintasan tersebut melalui koordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Para pasien dipersiapkan dan diberikan berbagai layanan medis serta kemanusiaan di Rumah Sakit Lapangan Al-Mawasi yang dikelola oleh PRCS.
Tim medis dan kemanusiaan memberikan layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan yang diperlukan serta memastikan kesiapan pasien sebelum dilakukan evakuasi medis guna mempersiapkan pemindahan dan perjalanan pengobatan mereka di luar Jalur Gaza.
Tim PRCS berkomitmen memberikan layanan medis dan kemanusiaan bagi pasien dan korban luka sekaligus mendukung operasi evakuasi medis sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mereka dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di Jalur Gaza.
Sumber: WAFA
Baca juga: Krisis oksigen Gaza makin parah, 22 stasiun berhenti beroperasi
Baca juga: Ribuan pasien Gaza masih menunggu evakuasi medis





