Menkeu Purbaya Janjikan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Berlaku September 2026

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah membuka peluang insentif pembelian motor listrik sebesar Rp5 juta mulai berlaku pada September 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kebijakan tersebut diharapkan sudah dapat berjalan pada bulan depan.

"Harusnya sih, September sudah jalan itu," kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga
  • Kapan Insentif Rp5 Juta untuk Pembelian Motor Listrik Diluncurkan? Ini Penjelasan Menperin
  • Insentif Motor Listrik Disiapkan, Airlangga: Anggarannya Sudah Ada
  • Aismoli Sambut Rencana Insentif Pemerintah untuk 1 Juta Motor Listrik

Meski demikian, pelaksanaan insentif tersebut masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi dasar kebijakan. Hingga saat ini, aturan tersebut belum diterbitkan oleh Kementerian Keuangan.

Purbaya mengatakan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terkait pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut akan menemui Agus pada Rabu (19/8/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Dia belum bicara sama saya. Saya datengin dia besok," ujarnya.

Sebelumnya, Agus Gumiwang mengatakan insentif motor listrik sebesar Rp5 juta masih menunggu penerbitan PMK dari Kementerian Keuangan.

Menurut Agus, Kementerian Perindustrian selaku kementerian teknis telah menyiapkan pelaksanaan program tersebut. Namun, program baru dapat dijalankan setelah aturan dari Kementerian Keuangan diterbitkan.

"Kita tunggu PMK-nya," kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Ia menjelaskan penerbitan aturan tersebut menjadi kewenangan Kementerian Keuangan. Sementara itu, Kementerian Perindustrian telah menyiapkan aspek teknis pelaksanaan program sehingga dapat segera disesuaikan setelah PMK diterbitkan.

Agus juga mengatakan daftar merek motor listrik yang akan mendapatkan insentif masih dalam pembahasan. Penyusunannya dilakukan bersama oleh Kementerian Perindustrian, Danantara Indonesia, dan Kementerian Keuangan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Destinasi Wisata Flores Ditutup Sementara Pascagempa NTT, TN Komodo Tetap Buka
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polda Riau Bongkar Mata Rantai Perdagangan Emas Hasil Tambang Ilegal hingga ke Toko Emas
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Laba Bersih Energi Mega Persada (ENRG) Tumbuh 27 Persen hingga Juni 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Cerita Yanti Melihat Ibu Tertimpa Tembok saat Gempa NTT
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Peringati HUT ke-81 RI, Gubernur Kaltara Ajak Warga Jaga Kedaulatan NKRI
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.