Hunian Vertikal Manggarai Dibangun Agustus 2026, Sediakan 1.232 Unit

republika.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan pembangunan hunian vertikal di kawasan Manggarai, Jakarta, dapat menjadi salah satu model pengembangan perumahan perkotaan yang memadukan hunian, transportasi publik, dan aktivitas ekonomi dalam satu kawasan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan BUMN menjadi salah satu kunci untuk mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat perkotaan. Kementerian PKP berperan sebagai regulator yang menyiapkan kebijakan dan aturan, sementara PT KAI sebagai operator berperan dalam pemanfaatan aset dan pembangunan.

“Fungsi kami yakni sebagai regulator, membuat aturan dan kebijakan, dan pihak KAI sebagai operator yakni membangun. Inilah bukti sinergi antara KAI dan Kementerian PKP,” ujar Maruarar yang akrab disapa Ara di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga
  • KAI Palembang Gelar Peringatan HUT RI ke-81 di Stasiun dan Kereta
  • Proyek Kereta Trans Sumatra Tak Andalkan APBN, Kemenhub Siapkan Integrasi Transportasi
  • Prabowo Jajal Kereta Mewah Nusantara Explorer Milik KAI

Ia menyampaikan apresiasi kepada PT KAI atas dukungan dan sinergi dalam mendorong penyediaan hunian vertikal di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Pengembangan hunian berbasis transit-oriented development (TOD) tersebut dirancang untuk mendekatkan masyarakat dengan transportasi publik dan pusat aktivitas perkotaan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Proyek hunian vertikal ini akan dibangun di Blok F dan Blok G kawasan Stasiun Manggarai dengan memanfaatkan aset tanah berstatus Hak Pakai PT KAI. Total area pengembangan mencapai sekitar 21.939 meter persegi, yang terdiri atas Blok F seluas sekitar 15.014 meter persegi dan Blok G sekitar 6.925 meter persegi.

Kawasan tersebut telah sesuai dengan peruntukan Zona Perumahan Kepadatan Sangat Tinggi (R-1) yang memungkinkan pembangunan rumah susun.

Rancangan bangunan juga memperhatikan aspek keselamatan dan ketentuan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), dengan batas ketinggian maksimal 151 meter.

Pembangunan dirancang secara vertikal dengan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) maksimal 55 persen dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) maksimal 11, serta ketinggian bangunan hingga 36 lantai.

Secara keseluruhan, pengembangan tersebut akan menyediakan 1.232 unit hunian yang tersebar di tiga menara utama serta 150 unit ruang retail untuk mendukung aktivitas ekonomi lokal. Jumlah tersebut terdiri atas 72 unit di Blok G dan 78 unit di Blok F.

Hunian yang disiapkan terdiri atas tiga tipe, yaitu Tipe 28 (studio) dengan luas sekitar 28 meter persegi yang terdiri atas satu kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu.

Selanjutnya, Tipe 36 dengan luas sekitar 36 meter persegi memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu. Adapun Tipe 45 memiliki luas sekitar 45 meter persegi dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga.

Sejumlah penumpang menaiki tangga menuju KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (29/4/2024). - (Republika/Putra M. Akbar)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Beberkan Alasan Mahasiswa Tidak Boleh Demo di Bundaran HI, Begini Penjelasannya
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi Gagalkan Pengiriman 381 Cartridge Etomidate ke Kampung Ambon
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
DDMF Tak Pakai APBN, Danantara Disiapkan Biayai Mobil Nasional hingga Giant Sea Wall
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Gerindra Ajak Semua Partai Bersatu Tangani Dampak Gempa 7,7 M di NTT
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Penampakan Hotel Usai Terbakar, 9 Orang Tewas
• 55 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.