KPK Periksa 2 ASN Bea Cukai Terkait Pengembangan Kasus Importasi

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

KPK memeriksa dua ASN Ditjen Bea Cukai dalam pengembangan kasus korupsi importasi pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Keduanya diperiksa sebagai saksi.

"Saksi dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan Bea dan Cukai di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC)," ujar jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Kedua ASN Ditjen Bea Cukai yang diperiksa ialah:
1. Aditya Rachman Rony Putra selaku Pelaksana pemeriksa Kantor Pusat Bea dan Cukai
2. Yanuar Calliandra selaku Kepala Bagian Umum Setditjen Bea Cukai

"Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK," tutur Budi.

Baca juga: KPK Periksa Istri Bos Blueray Terkait Pengembangan Kasus Bea Cukai

Dalam perkara pada Ditjen Bea Cukai ini, KPK telah melakukan pengembangan. Hasilnya, KPK menetapkan satu orang tersangka baru, yakni Gatot Heroe selaku Kepala Pengawasan dan Pelayanan Ditjen Bea Cukai Wilayah Kediri.

Status tersangka Gatot Heroe ini mulanya disampaikan oleh John Field setelah diperiksa penyidik. Kemudian keterangan John Field itu dibenarkan oleh Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein.

"Jadi kalau memang itu sudah disampaikan yang bersangkutan atau John Field, ya itu kita, betul, itu sudah ada surat perintah penyidikan terhadap yang bersangkutan (Gatot Heroe)," ujar Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, Rabu (22/7), saat dimintai konfirmasi soal sosok tersangka baru adalah Gatot Heroe selaku Kepala Pengawasan dan Pelayanan Ditjen Bea Cukai Wilayah Kediri.

Baca juga: KPK Panggil Kabiro SDM Kemenkeu Terkait Pengembangan Kasus Bea Cukai

Pengembangan yang dilakukan oleh KPK atas perkara ini ditandai dengan telah diterbitkannya dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Satu sprindik sudah terdapat tersangkanya, yakni Gatot Heroe, sedangkan satu sprindik lainnya masih belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.




(kuf/yld)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
HUT ke-81 RI di Polandia, KBRI Warsawa Gelar Pesta Rakyat dan Bazar Kuliner Nusantara
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Dapur umum pastikan makanan pengungsi korban gempa Maumere terpenuhi
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
FTSE Tahan Rebalancing Saham RI hingga Desember 2026
• 37 menit lalukumparan.com
thumb
Kubu Febrie Adriansyah Ungkap 5 Aspek Gugatan Praperadilan: Penetapan Tersangka hingga Penyitaan
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Diduga Manfaatkan Relasi Kuasa untuk Lecehkan Atlet
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.