HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Universitas Hasanuddin (Unhas) menegaskan pentingnya pelacakan alumni atau tracer study sebagai alat strategis dalam mengevaluasi dan mengembangkan kualitas pendidikan agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pada Selasa (18/8), Unhas menggelar Sosialisasi Instrumen Tracer Study Tahun 2026 di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat Unhas, yang dihadiri oleh para admin kelompok kerja (Pokja) fakultas sebagai pengisi data tracer study.
Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian Unhas, Prof. Ir. Suharman Hamzah, S.T., M.T., Ph.D. (Eng.), HSE-Cert, menegaskan bahwa tracer study bukan sekadar kegiatan administratif rutin, melainkan sumber data vital untuk memahami kesesuaian proses akademik dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
“Dengan adanya data yang valid dan memadai, kita memiliki gambaran terhadap kesesuaian proses akademik yang kita lakukan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Itulah sebabnya, hasil tracer study sangat vital,” jelas Prof. Suharman.
Lebih lanjut, Prof. Suharman mendorong para admin pokja fakultas untuk memberikan dukungan optimal dalam pengisian data alumni. Menurutnya, kualitas dan kelengkapan data alumni akan menentukan efektivitas penggunaan informasi tersebut untuk evaluasi dan pengembangan universitas.
“Jangan sampai data yang kita punya tidak dimanfaatkan. Kita ingin meningkatkan reputasi Unhas dan mencapai target-target yang telah ditetapkan. Untuk itu, dukungan dari semua pihak sangat diperlukan,” tambahnya.
Data tracer study memungkinkan Unhas melihat perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan, khususnya keterkaitan kompetensi yang diperoleh di kampus dengan kebutuhan dunia kerja. Informasi ini menjadi dasar evaluasi berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan program universitas ke depan.
“Kita evaluasi perjalanan kita yang panjang. Kami mengharapkan dukungan semua pihak agar kegiatan ini memberikan dampak besar bagi pengembangan kegiatan universitas ke depan,” kata Prof. Suharman menegaskan harapannya.
Sementara itu, Direktur Hubungan Alumni Unhas, Prof. Ir. Muhammad Yusuf, S.Pt., Ph.D., IPU., juga mengapresiasi dan mendorong penguatan pengelolaan data alumni sebagai bagian penting dalam mempererat hubungan antara universitas dan para lulusan. Keterlibatan aktif admin pokja fakultas dalam sosialisasi ini diharapkan memperlancar proses pengisian data tracer study di tingkat fakultas.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi basis informasi utama bagi Unhas dalam melakukan evaluasi dan menyusun pengembangan pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan lulusan, dunia kerja, dan masyarakat luas. (*)





