Sarwendah: Kalau Ruben Onsu Ngotot Audit Nafkah, Kita Juga Mau Audit Masalah...

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah tak kunjung mereda. Setelah pihak Ruben meminta transparansi melalui audit terhadap nafkah anak Rp200 juta yang diberikan setiap bulan, kubu Sarwendah kini melontarkan tantangan balik yang tak kalah mengejutkan, yakni audit kesehatan terhadap Ruben Onsu.

Pihak Sarwendah menegaskan tidak keberatan jika penggunaan dana untuk kebutuhan anak diperiksa. Bahkan, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, memastikan seluruh bukti pengeluaran disebut tersedia dan siap dipertanggungjawabkan.

"Kami siap untuk menyampaikan pertanggungjawaban pelaporan terhadap itu ya. Saya pastikan sekali lagi, kami siap menyampaikan pertanggungjawaban pelaporan terkait dengan biaya yang pernah diberikan," kata kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga: 'Lucu Agak Gak Lazim', Sarwendah Respon Ruben Onsu Mau Audit Nafkah Rp200 Juta

Chris menjelaskan, uang yang diberikan Ruben Onsu bukanlah nafkah pribadi untuk Sarwendah, melainkan biaya yang diperuntukkan bagi anak-anak. Ia menyebut pihak Sarwendah juga selalu mencatat berbagai kebutuhan dan pengeluaran sebelum meminta biaya tersebut kepada Ruben.

Namun, ketika kubu Ruben menginginkan adanya audit nafkah, pihak Sarwendah merasa ada hal lain yang juga perlu diperhatikan demi kepentingan anak-anak. Mereka pun mengajukan permintaan agar kondisi kesehatan Ruben turut diperiksa.

"Klien kami tegaskan tidak keberatan itu (audit nafkah) dilakukan. Klien kami gak ada masalah karena semua buktinya ada. Tetapi yang lazim sebenarnya adalah audit kesehatan buat kami ya," tegasnya.

"Kalau dia memang mau meminta audit nafkah atau biaya pemeliharaan dan pendidikan itu, kita juga minta audit kesehatan terhadap klien Bang Minola," tambah Chris Sam Siwu.

Baca Juga: Sarwendah Sudah Effort Siapkan Anak Bertemu Ruben Onsu, Ini yang Akhirnya Bikin Gagal

Tantangan tersebut muncul di tengah perdebatan mengenai syarat pertemuan Ruben dengan anak-anaknya. Pihak Sarwendah sebelumnya menyebut ada kewajiban orang tua yang perlu diperhatikan, terutama terkait kesehatan dan keamanan anak.

Di sisi lain, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, justru mempertanyakan alasan persoalan kesehatan baru disampaikan sekarang. Menurutnya, apabila memang ada kondisi yang dianggap membahayakan anak, hal tersebut seharusnya sudah diatur sejak awal dalam kesepakatan kedua belah pihak.

"Kalau memang benar itu ada dan itu membahayakan, harusnya dari awal kan itu sudah diatur. Loh, dia mengatakan, 'Oh ini kita tidak atur karena kita gak mau mengatur hal-hal yang sensitif'," katanya.

Minola merujuk pada Akta 39 yang telah disepakati Ruben dan Sarwendah di hadapan notaris. Menurutnya, kesepakatan tersebut memberikan hak kepada Ruben untuk bertemu dengan anak-anak tanpa adanya syarat tambahan.

"Loh, tapi kan tetap harusnya bisa diakali dengan bahasa misalnya dengan syarat-syarat yang ditentukan di kemudian hari, boleh. Ini gak ada, tanpa syarat," lanjut Minola Sebayang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BEI Ubah Batas Minimum Harga Saham Jadi Rp 1, Revisi Klasifikasi Auto Rejection
• 41 menit lalukatadata.co.id
thumb
K-pop Treasure Ikut Kampanye Melalui Produk Indonesia
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Bentuk Penghargaan Negara
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
[FULL] Pakar & Peneliti Bahas Motif Trump Unggah Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Tata Kelola Menjadi Kunci Masa Depan Industri Nikel Indonesia
• 8 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.