VIVA – Media sosial Threads tengah menjadi sorotan setelah sebuah unggahan dari pengguna yang mengaku sebagai korban dugaan pelecehan seksual viral pada 19 Agustus 2026. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun @ajsbsbwas menceritakan pengalaman yang diklaim terjadi setelah dirinya bepergian bersama dua orang berinisial EJR dan NB.
Cerita tersebut kemudian menyebar ke berbagai platform media sosial dan memunculkan rasa penasaran publik mengenai sosok EJR. Namun, sampai saat ini identitas artis yang dimaksud belum terkonfirmasi secara langsung maupun melalui keterangan resmi dari aparat penegak hukum atau pihak yang disebut dalam unggahan.
Ciri-ciri Artis Inisial EJR
Berdasarkan cerita yang disampaikan pemilik akun Threads, EJR disebut sebagai seorang artis muda yang sudah dikenal dan diidolakan sejak kecil. Petunjuk lain yang disampaikan adalah sosok tersebut disebut memiliki kediaman di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Dalam unggahannya, pemilik akun juga menyebut ada seseorang berinisial NB yang ikut bersama dirinya dan EJR sebelum dugaan kejadian berlangsung. Ketiga orang tersebut disebut sempat berada di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, sekitar pukul 20.00 WIB.
Petunjuk terbatas tersebut membuat sejumlah warganet mencoba menebak identitas EJR. Meski demikian, nama-nama yang muncul dalam spekulasi media sosial tidak dapat dianggap sebagai fakta karena belum ada konfirmasi yang dapat memastikan kecocokan identitas tersebut.
Kronologi Versi Pemilik Akun Threads
Dalam utasnya, pemilik akun @ajsbsbwas mengaku awalnya pergi bersama EJR dan NB menuju kawasan Senayan. Setelah itu, mereka disebut melanjutkan perjalanan ke kediaman EJR di kawasan Pondok Indah.
"Kalian mungkin mengenalnya sebagai artis muda yang kalian idolakan sejak kecil sampai saat ini. Saya mengenalnya sebagai seseorang yang pernah membuat saya kehilangan kendali atas tubuh saya sendiri—dan kemudian melakukan sesuatu kepada saya ketika saya berada dalam kondisi tersebut," tulis akun @ajsbsbwas, dikutip Kamis 20 Agustus 2026.
Ia kemudian menjelaskan alasan dirinya membagikan pengalaman tersebut ke media sosial.
"Saya menulis ini bukan untuk mencari perhatian. Saya menulis karena saya ingin menceritakan apa yang terjadi kepada saya, karena sampai hari ini saya masih tidak menerima apa yang dilakukan kepada saya malam itu," jelasnya.





