Gempa NTT Masih Berlanjut, Pengungsi Tembus 92 Ribu

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah warga yang mengungsi akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB, jumlah pengungsi mencapai 92.735 jiwa.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan data sehari sebelumnya yang mencapai 59.647 jiwa.

Advertisement

BACA JUGA: Kemlu Buka Suara soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT

“Adapun pengungsi pun bertambah banyak. Saat ini kami mencatat ada 92.735 jiwa yang semula ada 59.647 jiwa, sehingga catatan kami bertambah 33.088 jiwa,” kata Berton dalam konferensi pers daring, Kamis (20/8/2026).

Berdasarkan pembaruan data BNPB, Kabupaten Nagekeo menjadi wilayah dengan tambahan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 21.883 jiwa. Selanjutnya, jumlah pengungsi di Kabupaten Manggarai bertambah 9.649 jiwa, sedangkan di Kabupaten Manggarai Barat bertambah 1.556 jiwa.

Menurut Berton, peningkatan jumlah pengungsi terjadi di tengah masih tingginya aktivitas gempa susulan di wilayah terdampak.

Hingga Kamis pukul 16.00 WIB, BNPB mencatat telah terjadi 3.752 gempa susulan. Gempa masih terus dirasakan masyarakat, termasuk gempa dengan kekuatan cukup besar.

“Pada pukul 10:47 waktu setempat, kami merasakan gempa berkekuatan 5,7 magnitudo,” ujar Berton.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramai-ramai Anggota DPR-Eks Wakapolri Tegur Kabareskrim Tak Hadiri Rapat
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS 2027, Gerindra: Kita Harus Berterima Kasih ke Prabowo
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
AAP: Anak Perlu Dilatih Meditasi Meski Belum Bisa Duduk Tenang
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pentingnya RUU Perampasan Aset dan Strategi Khusus untuk Berantas Korupsi
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.