Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi dua insiden tertemper kereta api yang terjadi di dua titik berbeda hari ini, Kamis, 20 Agustus 2026. Ia menyampaikan, Pemerintah DKI Jakarta dengan KAI akan berupaya bersama-sama mengurangi atau menyelesaikan kejadian serupa.
“Tentunya bagi saya apa pun yang terjadi ini harus menjadi pemikiran bersama antara Pemerintah Jakarta dengan KAI,” kata Pramono di Jakarta Selatan, pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Baca Juga :
Pelajar di Kalideres Tewas Tertemper Kereta saat Berangkat SekolahDikutip dari Antaranews.com, kejadian tertemper kereta Commuter Line Bogor Nomor 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota, terjadi pada pukul 06.50 WIB.
Pramono mengaku baru mengetahui insiden tersebut. Ia menyampaikan, pemerintah sebenarnya telah membangun pagar-pagar agar masyarakat tidak bebas menyebrangi rel kereta api.
“Beberapa ruas sebenarnya sudah kami bangun pagar agar masyarakat supaya tidak dengan bebas menyeberangi rel kereta yang ada. Saya terus terang baru mendengar ini,” tutur Pramono.
Baca Juga :
Pria 80 Tahun Tewas Terserempet Kereta di Stasiun Tebet




