Liputan6.com, Jakarta - Dalam beberapa tahun terakhir, gaji dan kompensasi CEO mencatat rekor tertinggi. Lonjakan pasar saham, target kinerja yang besar, serta ekspansi teknologi AI menjadi sejumlah faktor yang mendorong tingginya bayaran para petinggi perusahaan.
Namun, besarnya kompensasi CEO juga memicu perdebatan. Kesenjangan antara pendapatan eksekutif dan karyawan biasa membuat publik mempertanyakan apakah bayaran fantastis tersebut masih sejalan dengan prinsip keadilan dan etika.
Advertisement
Analisis berdasarkan pengungkapan perusahaan, laporan SEC, dan data Equilar menunjukkan gaji pokok hanya menjadi sebagian kecil dari total kompensasi CEO. Imbalan saham serta insentif jangka panjang justru menjadi penyumbang terbesar.
Lantas, siapa saja 10 CEO dengan bayaran tertinggi?




