MURUNG RAYA, DISWAY.ID - Upaya memperkuat pemerataan kualitas pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran terus dilakukan di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
Salah satu program yang menjadi perhatian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) adalah Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP).
PID merupakan bagian dari transformasi pendidikan digital yang dirancang untuk menghadirkan proses belajar yang lebih visual, interaktif, dan menarik.
BACA JUGA:Langgar Prosedur Penempatan, KP2MI Sanksi PT Duta Fadalima
Melalui perangkat ini, guru dapat menampilkan gambar, video, hingga berbagai materi digital sehingga pembelajaran tidak lagi hanya bergantung pada papan tulis konvensional.
Direktur Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kemendikdasmen, Dr. Maulani Mega Hapsari, S.IP., M.A., mengatakan bahwa pemanfaatan PID diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah.
Di Kabupaten Murung Raya, dari total 67 SMP, sebanyak 29 sekolah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) PID.
Keikutsertaan 29 sekolah tersebut bukan menunjukkan pembatasan program, melainkan disesuaikan dengan kondisi geografis Murung Raya yang memiliki wilayah luas dan jarak antarsekolah yang cukup jauh.
Faktor jangkauan menjadi salah satu kendala sehingga belum seluruh SMP dapat mengikuti bimtek secara langsung.
BACA JUGA:Dapat MBG, Keluarga Penerima Manfaat Berpeluang Dapat Bantuan Bedah Rumah Tahun Depan
Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, Elmorita Herlina, SP., M.AP., berharap peserta bimtek dapat menjadi motor penggerak dalam menyebarluaskan pemahaman dan pemanfaatan teknologi pembelajaran digital ke sekolah lainnya.
“Teman-teman yang mengikuti kegiatan ini kami harapkan mengikuti dengan baik semua materi yang disampaikan tim teknis dari pusat. Setelah itu, mereka dapat menjadi agen pengimbasan ke sekolah lainnya,” ujar Elmorita, di Murung Raya, Kalteng, Kamis 20 Agustus 2026.
Melalui pola pengimbasan tersebut, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh 29 sekolah peserta bimtek diharapkan dapat diteruskan kepada SMP lain yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan secara langsung.
Elmorita juga menegaskan pentingnya dukungan infrastruktur, terutama ketersediaan listrik dan akses internet, mengingat masih adanya wilayah di Murung Raya yang menghadapi keterbatasan tersebut.
“Harapan kami bukan hanya 29 sekolah ini, tetapi seluruh 67 sekolah SMP yang ada di Kabupaten Murung Raya mendapat bantuan digitalisasi pembelajaran,” katanya.
- 1
- 2
- »





