Waspadai Modus Penipuan CS Palsu di Platform Keuangan Digital, Simak Tipsnya

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Masyarakat atau konsumen pengguna layanan keuangan digital diimbau untuk selalu waspada, terhadap modus penipuan yang kerap mengatasnamakan customer service (CS) resmi.

Head of Corporate Affairs GoPay, Audrey P. Petriny mengatakan, para pengguna GoPay disarankan hanya menghubungi layanan pelanggan hanya melalui kanal resmi yang tersedia di aplikasi GoPay.

Baca Juga :
Kapan Ruben Onsu Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Penipuan, Ini Jawaban Polisi
Ruben Onsu Tersandung Kasus Dugaan Penipuan, Ini Bisnis yang Ditawarkan kepada Korban

"Serta tidak pernah membagikan data sensitif, seperti PIN, password, maupun kode OTP, kepada siapa pun termasuk pihak yang mengaku sebagai CS," kata Audrey dalam keterangannya, Jumat, 21 Agustus 2026.

GoPay
Photo :
  • [Istimewa]

Imbauan ini disampaikan sebagai pengingat bagi para pengguna, untuk tetap berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan layanan pelanggan resmi. 

"Pelaku umumnya menyasar pengguna yang sedang lengah atau panik dengan berpura-pura menjadi CS, lalu menawarkan bantuan untuk mendapatkan kepercayaan korban," ujarnya.

Korban yang terjebak dalam modus ini berisiko mengalami kerugian finansial, akibat membagikan data sensitif ataupun terpengaruh oleh manipulasi psikologis yang mendorong mereka melakukan transaksi dengan dalih proses verifikasi, pengamanan akun, atau pengembalian dana (refund).

Audrey juga mengimbau para pengguna GoPay untuk tetap waspada, dan memastikan bahwa bantuan yang diterima berasal dari saluran resmi GoPay.

"Kami mengimbau pengguna untuk selalu berhati-hati saat menggunakan layanan keuangan digital. Jika mengalami kendala, pastikan hanya menghubungi layanan pelanggan melalui halaman bantuan resmi di aplikasi GoPay, email [email protected], atau Call Center 1500729," ujar Audrey.

Dia menegaskan bahwa customer service resmi GoPay tidak pernah meminta data sensitif pengguna.

"Customer service resmi GoPay tidak pernah meminta PIN, password, maupun kode OTP. Jika ada pihak yang mengaku sebagai customer service dan meminta informasi tersebut, dapat dipastikan itu adalah modus penipuan,” ujarnya.

Untuk membantu pengguna mengenali modus tersebut, GoPay mengimbau pengguna untuk mewaspadai beberapa ciri customer service (CS) palsu, antara lain yakni:

1). Menghubungi pengguna terlebih dahulu tanpa adanya permintaan bantuan

2). Menggunakan akun media sosial yang tidak terverifikasi atau baru dibuat

3). Menggunakan nada mendesak atau menakut-nakuti agar pengguna segera mengikuti instruksi

Baca Juga :
Polisi Berpangkat Kombes Dilaporkan Investor Malaysia ke Bareskrim Terkait Dugaan Penipuan Rp 58,5 Miliar
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Apa? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
Breaking News! Ruben Onsu Jadi Tersangka, Polisi Beberkan Awal Kasusnya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Kobarkan Semangat Pengabdian
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Riset: Pramugari Jadi Profesi Paling Berisiko Tinggi Kena Kanker Akibat Radiasi
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Temui Petugas Upacara Kemerdekaan, Prabowo Ucapkan Terima Kasih dan Rasa Bangga
• 18 jam lalucumicumi.com
thumb
HIMKI dorong transformasi kerajinan capai ekspor 6 miliar dolar AS
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Lelang Sukuk Pekan Depan, Incar Dana Rp10 Triliun
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.