Politisi Andi Sinulingga menyoroti penangkapan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Andi mengaku khawatir dengan kondisi dunia pendidikan, karena pimpinan perguruan tinggi pun diduga terjerat kasus korupsi. Ia berharap tidak ada rektor lain yang melakukan perbuatan serupa.
"Kalau Rektor pun sudah korupsi, mau seperti apalagi dunia pendidikan ini?. Semoga Rektor lainnya tidak ada yang begini ," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (21/8).
Operasi tangkap tangan dilakukan tim satgas KPK di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, sejak Kamis (20/8/2026).
"Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor UNSOED," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo, Jumat (21/8/2026).
Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap, pungutan liar (pungli), atau pengondisian dalam proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), khususnya jalur mandiri Fakultas Kedokteran.
KPK mengamankan total 14 orang. Selain Rektor Akhmad Sodiq, turut ditangkap dua wakil rektor: Noor Farid (Bidang Akademik) dan Norman Arie Prayogo (Bidang Kemahasiswaan).
Baca Juga: Tumben KPK Grebek Kampus, Rektor Unsoed Kena OTT
Tim penyidik juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga kuat sebagai alat transaksi suap.
Hingga Jumat (21/8/2026), pihak-pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum mereka dan menetapkan tersangka. Sebagian besar telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.





